- Wakil Ketua MPR RI, Eddy Soeparno, menerima penghargaan KWP Award 2026 atas dedikasinya dalam mengawal transisi energi nasional.
- Penganugerahan berlangsung di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Kamis (16/4) sebagai bentuk apresiasi terhadap kebijakan energi berkelanjutan.
- Eddy berkomitmen mendorong penguatan regulasi energi hijau agar transisi energi memberikan manfaat ekonomi nyata bagi masyarakat Indonesia.
Suara.com - Isu lingkungan dan transisi energi kini bukan lagi sekadar wacana di meja seminar, melainkan telah menjadi agenda utama di jantung politik Indonesia, Senayan. Hal ini ditegaskan dengan penganugerahan KWP Award 2026 kepada Wakil Ketua MPR RI, Eddy Soeparno.
Eddy Soeparno dinobatkan sebagai 'Pimpinan MPR RI Fokus Energi Hijau Berbasis Kepentingan Nasional'.
Penghargaan ini diberikan oleh Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP), sebagai bentuk apresiasi atas konsistensi dan dedikasi Eddy dalam mengawal kebijakan transisi energi yang pro-rakyat sekaligus berkelanjutan.
Acara penganugerahan ini berlangsung di Ruang Pustaloka, Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Kamis (16/4).
Jaga Marwah Kedaulatan di Tengah Arus Global
Penghargaan ini bukan tanpa alasan. Tim juri dari KWP menilai, Eddy Soeparno berhasil memposisikan diri sebagai jembatan antara ambisi global mengenai net zero emission dengan realitas kebutuhan energi domestik Indonesia.
Dalam berbagai kesempatan, Eddy dikenal sebagai sosok yang vokal memastikan bahwa transisi menuju energi terbarukan tidak boleh membebani masyarakat ekonomi lemah, namun tetap mampu menjaga kelestarian lingkungan untuk generasi mendatang.
Bagi Eddy, transisi energi adalah tentang kemandirian bangsa. Ia berulang kali menegaskan, Indonesia memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah untuk menjadi pemain utama dalam peta energi hijau dunia, bukan sekadar menjadi konsumen teknologi negara lain.
"Penghargaan ini saya dedikasikan kepada para pejuang lingkungan dan masyarakat, yang terus menyuarakan pentingnya udara bersih serta energi mandiri bagi Indonesia," kata Eddy Soeparno.
Baca Juga: Getol Perkuat Diplomasi Antar-Parlemen, Ravindra Airlangga Sabet KWP Award 2026
Menurutnya, ia merasa terhormat sekaligus memikul tanggung jawab besar. Energi hijau bukan sekadar tren global, melainkan kebutuhan mendesak bagi masyarakat.
Sebagai salah satu pimpinan lembaga tinggi negara, Eddy Soeparno melihat penghargaan ini sebagai validasi bahwa MPR RI hadir di tengah isu-isu strategis yang menyangkut masa depan bangsa.
Menurutnya, pemenuhan hak warga negara atas lingkungan hidup yang sehat adalah mandat konstitusi yang harus diperjuangkan lewat regulasi yang kuat.
Ia menekankan, transisi energi memerlukan payung hukum yang kokoh agar investasi yang masuk benar-benar memberikan nilai tambah bagi ekonomi nasional.
Eddy berkomitmen untuk terus mendorong MPR, dalam memberikan rekomendasi kebijakan yang tajam terkait energi baru terbarukan (EBT).
"Kami di MPR akan terus mendorong penguatan regulasi untuk isu-isu strategis lingkungan. Ini supaya transisi energi hijau kita mempunyai payung hukum yang kuat serta berbasis kepentingan nasional."
Ajang KWP Award 2026 tahun ini mengusung tema yang sangat relevan dengan semangat zaman, yakni “Mengawal Perjuangan, Mengapresiasi Dedikasi: Bersama Mewujudkan Indonesia Emas”.
Penghargaan ini merupakan agenda rutin dua tahunan yang bertujuan untuk memberikan pengakuan objektif kepada para legislator, senator, hingga pimpinan lembaga negara yang memberikan dampak nyata melalui fungsi legislasi, pengawasan, dan edukasi publik.
Tag
Berita Terkait
-
Getol Perkuat Diplomasi Antar-Parlemen, Ravindra Airlangga Sabet KWP Award 2026
-
Gercep Respons Bencana Alam, Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua Diganjar KWP Awards 2026
-
Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026
-
Bukan Sekadar Pajangan, Andre Rosiade Dedikasikan Penghargaan KWP Awards 2026 untuk Rakyat Sumbar
-
Gebrakan Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya: Raih KWP Award 2026 Lewat Visi Transisi Energi
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi