/
Selasa, 25 April 2023 | 11:39 WIB
Panji Gumilang. (Wikipedia.)

Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun di Indramayu, Jawa Barat tengah jadi sorotan publik lantaran unggahan @kepanitiaanalzaytun terkait pelaksanaan salat Idul Fitri 1444 H. 

Pada konten yang diunggah tersebut, tampak jamaah dibuat jarak. Selain itu, ada jamaah peempuan di posisi paling depan antara jamaah laki-laki. 

Keterangan pada foto tersebut disebut sebagai perayaan Idul Fitri di Masjid Rahmatan Lil’alamin Al-Zaytun Indonesia. Juga disebutkan khutbah Idul Fitri 1444 hijriah disampaikan Prof Abdussalam Rasyidi atau Panji Gumilang yang juga pendiri Ponpes Al Zaytun

Siapa Panji Gumilang? Ia adalah pria kelahiran Gresik 76 tahun silam. Pria bernama Abdussalam Rasyidi Panji Gumilang, MP kerap dipanggil Syekh Panji Gumilang. 

Panji mendirikan Ponpes AL Zaytun pada 13 Agustus 1996. Sosok Panji Gumilang memiliki rekam jejak cukup kontroversial. 

Pria kelahiran Desa Sembung Anyar ini sempat dikaitkan dengan gerakan Darul Islam / NII KW9. Gerakan ini dipimpin oleh Abu Toto, diduga nama alias Panji Gumilang. 

Pada 2017, alumni UIN Syarif Hidyatullah Jakarta itu sempat bermasalah dengan guru-guru di Ponpes Al Zaytun. Kala itu, Panji Gumilang diduga melakukan penghinaan dan pelecehan. 

Akibat kasus ini, sebanyak 117 guru tidak bisa mengajar karena belum mengajukan surat pengajuan seperti yang diminta oleh Panji Gumilang. 

Tak berhenti disitu, pada 2021, Panji Gumilang dilaporkan oleh mantan pegawai Ponpes Al Zaytun dengan inisial K. Panji dilaporkan atas dugaan pencabulan terhadap K. 

Baca Juga: Viral! Wisatawan Klaim Digetok Bayar Parkir Mobil Rp100 Ribu saat Liburan ke Pantai Anyer

Korban sempat membuat laporan kepolisian bernomor LP/B/212/II/2021 ke Polda Jabar. Namun sampat saat ini kasus dugaan pencabulan tersebut masih belum menemui titik terang. 

Load More