Usai PDIP mengukuhkan Ganjar Pranowo sebagai Capres 2024 mendatang yang dilakukan di Istana Batutulis, Bogor, Jawa Barat, kali ini PPP juga ikut satun barisan dengan partai Megawati tersebut.
Kali ini, Pimpinan dua partai politik itu bertemu untuk pertama kalinya di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Minggu, untuk mengukuhkan kerja sama politik memenangkan Ganjar Pranowo sebagai calon presiden (capres) pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto menyebut Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sebagai "saudara tua" PDI Perjuangan karena melihat dari dekatnya waktu berdirinya dua partai politik itu.
“Dari sejarah kelahiran, PPP lahir pada 5 Januari 1973, sementara PDI 10 Januari 1973. Jadi, PPP ini 'saudara tua', malah lebih tua dari PDI. Jadi, luar biasa,” kata Hasto Kristiyanto dalam pertemuan antara PDIP dan PPP di Kantor PDIP, Jakarta, Minggu.
Plt. Ketua Umum PPP Mohamad Mardiono beserta jajaran pengurus pusat PPP berjalan kaki dari kantor mereka menuju Kantor DPP PDI Perjuangan.
Di Gerbang Kantor PDIP, Hasto Kristiyanto menyambut kedatangan rombongan PPP dan mengantar mereka ke ruang pertemuan di lantai 5.
Di lantai 5, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyambut kedatangan Mardiono. Presiden Ke-5 RI itu mempersilakan Mardiono masuk ke ruang pertemuan.
“Monggo,” kata Megawati ke Mardiono.
“Mohon maaf lahir batin,” kata Mardiono kepada Megawati.
Baca Juga: KIB Belum Putuskan Capres Meski PPP Dukung Ganjar, Ini Alasannya
Di sela-sela masuknya rombongan elite PPP ke ruangan, salah satu dari mereka memberikan buku kepada Megawati Soekarnoputri. Buku yang sama diberikan kepada Ganjar Pranowo.
Pertemuan antara dua partai itu diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, kemudian mars masing-masing partai, dan pembacaan isi teks Pancasila.
Hasto, selepas menyapa masing-masing pengurus partai lanjut memekikkan “Merdeka!” dalam pertemuan.
Sekjen PDI Perjuangan yang duduk di satu barisan sama dengan Ganjar, Megawati, dan Mardiono, menyampaikan pertemuan dua partai politik itu merupakan momentum mengukuhkan kerja sama politik memenangkan Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.
“Karena itu, di sini hadir capres (calon presiden) Bapak Ganjar Pranowo,” kata Hasto.
Dia kemudian membuka pertemuan yang berlangsung tertutup itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Volume Kendaraan Arus Balik Membeludak, GT Purwomartani Kini Dibuka Hingga Pukul 20.00 WIB
-
Gagal Angkat Trofi Piala Liga Inggris, Mimpi Arsenal Juara Premier League Juga Terancam Hancur
-
Kepa Arrizabalaga Biang Kerok Kekalahan Arsenal dari Manchester City
-
Perang Darat Dimulai? AS Bakal Kirim Tentara Serang Pulau Kharg Iran
-
Sebelum Diduga Habisi Nyawa Cucu Mpok Nori, eks Suami Ancam Bunuh Diri Pakai Pisau Gegara Ogah Pisah
-
Usai Beli Saham Capcom, Arab Saudi Bakal Caplok Moonton Rp102 Triliun
-
Ribuan Marinir AS Dikirim Donald Trump ke Timur Tengah, Keluarga: Kapan Ini Akan Berakhir?
-
Novel When My Name Was Keoko, Perjuangan Identitas di Bawah Penjajahan Jepang
-
HP Panas Padahal Gak Main Game? Waspada, Mungkin Ada "Tamu Tak Diundang" Lagi Ngintip
-
15 HP Oppo Terbaru 2026 dan Harganya, Mana yang Cocok Buat Kantongmu?