/
Minggu, 07 Mei 2023 | 17:53 WIB
Kapolres Tegal AKBP Mochammad Sajarod Zakun menyebut bus pariwisata tidak terjun ke jurang Objek Wisata Guci melainkan sungai di kawasan itu, Minggu (7/5/2023) pagi. [Tangkapan layar]

Bus yang mengangkut romongan peziarah jamaah majelis taklim, Masjid Baitul Hanif, Paku Jaya Serpong Utara, Tangsel, Banten mengelami kecelakaan di Guci Tegal, Jawa Tengah, Minggu (7/5/2023).

Kabar bus rombongan peziarah asal Tangsel itu masuk ke Jurang itu dibenarkan oleh Lurah Pakujaya, Kota Tangsel Astari. Ia bahkan tengah menuju ke lokasi kecelakaan untuk memastikan kondisi warganya.

“Iya benar. Ini lagi jalan menuju lokasi,” katanya dikutip dari SuaraJakarta.id (Jaringan Suara.com), Minggu (7/5/2023).

Video kecelakaan bus rombongan peziarah asal Tangsel itu pun banyak beredar di grup Whatsapp. Dalam video tersebut tampak, sebuah bus berwarna merah terguling di jurang aliran sungai.

Para penumpang yang jadi korban berupaya menyelamatkan diri keluar dari bus yang dalam posisi terguling.

Warga sekitar lokasi, turut menonton dan membantu menyelamatkan para penumpang warga Tangsel itu.

Sementara itu, Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie ikut berduka atas musibah yang dialami warganya di tempat wisata Guci Tegal, Jawa Tengah itu.

Benyamin mengaku, pihaknya langsung bergerak menuju lokasi kecelakaan untuk memastikan kondisi korban.

"Saya barusan dapat kabar rombongan bus warga Tangsel mengalami kecelakaan di Guci, Tegal. Saya ingin langsung memastikan kejadian tersebut, dan ini segera saya berangkat ke Tegal," kata Benyamin.

Baca Juga: Bus Rombongan Peziarah Warga Tangsel Masuk ke Jurang di Guci Tegal

Benyamin mengajak kepada seluruh warga Tangerang Selatan (Tangsel) agar mendoakan proses evakuasi berjalan lancar.

"Mari kita bersama mendoakan agar proses evakuasi ini berjalan dengan lancar ya," ajaknya.

Informasi yang dihimpun, jamaah yang menjadi korban dibawa ke Puskesmas Bumijawa, Tegal sedangkan sebagiannya dibawa ke RS. Dr Susilo, Slawi.

Sementara kronologi dan penyebab kecelakaan, masih didalami oleh pihak kepolisian.

Load More