Suara.com - Kecelakaan bus terjadi di kawasan wisata Guci, Tegal pada Minggu (7/5/2023). Sebuah bus yang berisi rombongan peziarah asal Tangerang, Banten, itu masuk ke jurang dan menyebabkan sejumlah korban luka.
Sebelum kecelakaan, bus itu hendak pergi ke tujuan akhir, yakni wisata Guci sebelum kembali pulang menuju Tangerang. Warga yang menyaksikan kejadian menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi pada pukul 09.00 WIB.
Awalnya, bus itu terlihat sedang berhenti di parkiran. Sopir bus lantas mulai memanaskan mesin bus dan sejumlah penumpang dikabarkan sudah masuk ke dalam.
Namun, sopir itu meninggalkan kemudinya dan keluar dari bus. Hal itu dilakukan dalam posisi mesin yang sudah menyala.
Selang berapa lama, bus itu mendadak bergerak sendiri tanpa sopir ke arah jembatan. Naas, bus kemudian terguling dan jatuh ke dasar sungai yang kondisinya dangkal.
Peristiwa itu langsung membuat warga setempat bergotong royong menolong korban yang jatuh ke jurang. Masih belum diketahui jumlah korban dalam kecelakaan tersebut, tetapi dipastikan beberapa korban merupakan anak-anak.
Para korban juga langsung sudah dilarikan ke puskesmas dan juga rumah sakit setempat untuk mendapatkan perawatan intensif. Identitas korban juga masih belum bisa diketahui dalam kecelakaan tunggal tersebut.
Dugaan sementara, penyebab dari bergeraknya bus itu hingga jatuh ke jurang karena hand rem kurang berfungsi, serta ganjal kurang besar.
Berdasarkan keterangan warga, penumpang bus yang alami kecelakaan tersebut merupakan rombongan jemaah pengajian yang tengah berwisata ke Guci, Kabupaten Tegal. Mereka sempat menginap selama satu malam di Guci.
Baca Juga: Detik-detik Bus Pariwisata Terjun ke Sungai di Guci Tegal, Satu Orang Tewas dan 36 Orang Luka-luka
Penjelasan kepolisian
Sementara itu, Kapolres Tegal AKBP Mochammad Sajarod Zakun menyampaikan, bus pariwisata yang mengalami kecelakaan di objek wisata Guci bukanlah masuk ke dalam jurang, melainkan masuk ke dalam sungai.
Zakun menjelaskan bahwa saat ini polisi tengah fokus melakukan evakuasi kepada para korban luka-luka dan membawa mereka ke Puskesmas Bojong, klinik dan rumah sakit terdekat.
Pihaknya juga sudah memasang garis polisi di lokasi kejadian. Hal itu dilakukan guna memudahkan penyelidikan dan juga olah tempat kejadian perkara (TKP).
Terkait dengan penyebab dari kecelakaan, ia menyebut bahwa saat ini masih dilakukan penyelidikan.
Kontributor : Syifa Khoerunnisa
Berita Terkait
-
Detik-detik Bus Pariwisata Terjun ke Sungai di Guci Tegal, Satu Orang Tewas dan 36 Orang Luka-luka
-
Kecelakaan Bus Pariwisata di Objek Wisata Guci Gara-gara Rem Tangan Ditarik Anak Kecil?
-
Kronologi Sopir Bus Diduga Sengaja Tabrak Petugas SPBU Hingga Tewas
-
Update Kecelakaan Bus Guci Tegal: 1 Korban Tewas, Sopir dan Kernet Diamankan Polisi
-
Viral Detik-detik Mengerikan Bus Terguling di Tempat Wisata Guci: Korban Capai 37 Orang, Satu Meninggal
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
6 Fakta di Balik Bebasnya Piche Kota Indonesian Idol dari Tahanan Kasus Dugaan Pemerkosaan
-
Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius Memaksa Spanyol Ambil Tindakan Darurat Evakuasi Penumpang
-
Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor
-
Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel: 16 Jenazah Tiba di RS Bhayangkara, Mayoritas Luka Bakar!
-
Komandan Elite Hizbullah Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel di Beirut Selatan
-
Viral Kuitansi Laundry Gubernur Kaltim Rp20,9 Juta Seminggu: Nyuci Dalaman Aja Seharga Cicilan Motor
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Terancam Hak Angket, DPR: Kepala Daerah Harus Sensitif Isu Publik
-
Motif Sakit Hati Anggota BAIS ke Andrie Yunus Diragukan, Hakim: Apa Urusan Prajurit dengan RUU TNI?
-
Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo
-
Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas