Beredar video Habib Bahar Smith saat tengah membicarakan lambang negara Indonesia, Garuda. Menurut Bahar Smith, lambang garuda itu milik rakyat Indonesia.
Bahar Smith tegaskan bahwa lambang garuda bukan miliki segelintir elit partai politik. Dengan tegas, Bahar Smith dalam video yang beredar itu menyebut bahwa lambang garuda bukan milik partai Nasdem, PKS atau PDI P.
"Garuda bukan miliknya naga, bukan miliknya banteng, bukan milik PDIP, bukan milinya beringin, Golkar, bukan milik garudanya Prabowo, Gerindra, bukan Garuda milik yang lambang Ka'bah putih PPP," ucap Bahar Smith seperti dilihat dari video yang diunggah akun Youtube Sayyid Bahar Bin Sumaith Official.
"bukan milik PKB, Garuda bukan milik partainya 'Brewok', Nasdem, bukan milik PKS, bukan milik pejabat manapun, bukan milik partai manapun, tapi milik rakyat Indonesia," tegas Bahar Smith.
Video ini sudah ditonton sebanyak 6200 viewer dan telah mendapat komentar sebanyak 872 pengguna akun Youtube.
Video Bahar Smith yang sedang bicarakan lambang garuda itu berada di video berjudul "HBS Ngamuk, Garuda Milik Rakyat Indonesia! Merah Putih dan Para Pahlawan Dengarlah Suara Rakyat"
Video itu sendiri telah diunggah sejak 3 hari lalu. Pada thumbnail video terdapat narasi sebagai berikut,
"Habib Bahar Berapi-api!! HBS: Garuda milik Rakyat Indonesia. Wahai Merah Putih, wahai Pahlawan dengarlah suara rakyat,"
Baca Juga: Benarkah Bahar bin Smith Jadi Korban Penembakan? Polisi Sebut Tak Ada Proyektil Peluru di TKP
Berita Terkait
-
Dihadapkan pada Pilihan PKS Atau PPP, Ini Jawaban Sandiaga Uno
-
Kasus Pemasangan Bendera Partai NasDem, Dua ASN Pemkot Bandar Lampung Langgar Netralitas
-
Jokowi Cawe-cawe Pemilu 2024, Presiden PKS: Presiden Harusnya Jaga Netralitas
-
Ahmad Syaikhu Kasih Kode Keras Sandiaga Uno Bisa Jadi Cawapres Anies Baswedan
-
Willy Aditya: PDIP Itu Kacang Lupa Kulitnya, Jokowi Anaknya NasDem
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Baru Diresmikan, Taman Bendera Pusaka di Jaksel Sudah Dipenuhi Sampah Berserakan
-
Harga Minyak Dunia Ambles 7 Persen, Drama AS-Iran Guncang Pasar Energi
-
Versi Pelaku, Bunuh Cucu Mpok Nori di Malam Takbiran Gegara Cemburu
-
Asal Usul Viral Ejekan You're Fired, Cara Jenderal Iran Merendahkan Donald Trump Selama Perang
-
OJK Batasi TKA di Bank 2026, Wajib Transfer Ilmu dan Kirim Pegawai Lokal ke Luar Negeri
-
34 Kode Redeem FF 24 Maret 2026: Klaim Bundle Black Panther dan Item Spesial Beat Carnaval
-
Serangan Rudal Kiamat Iran Bikin Yerusalem Rusak Parah, Warga Israel Terluka
-
Arti Syawalan dan Sejarah Tradisi Kupatan di Jawa
-
Mengapa Keputusan Negara Gagal Jika Tanpa Diskusi Publik? Menelisik Kasus BOP dan MBG
-
Tangis Keluarga Pecah di Makam Cucu Mpok Nori yang Dibunuh eks Suami