Sandiaga Uno resmi diusulkan sebagai cawapres untuk Ganjar Pranowo. Ia mengaku optimistis bisa bersanding dengan capres dari PDIP itu di Pilpres 2024 mendatang.
Sandiaga mengatakan kedekatannya dengan anak muda bisa menjadi modal untuk dipilih jadi cawapres. Sebab, hal itu selaras dengan keinginan Ganjar yang menargetkan anak muda untuk meraih suara.
Hal itu disampaikan Sandiaga Uno usai mengikuti pembukaan Pesta Kesenian Bali di Denpasar, Minggu (18/6/2023).
"Saya selalu optimis. Karena saya meyakini bahwa yang merepresentasikan anak muda itu justru optimisme. Semangat untuk berkontribusi positif pada kemajuan bangsa dan negara," kata Sandiaga Uno.
Berdasarkan data yang ia miliki, untuk Pemilu 2024 ada lebih dari 50 persen pemilik suara yang merupakan generasi milenial dan generasi Z dengan usia di bawah 45 tahun.
Menurutnya di sini letak tugas beratnya, yaitu menawarkan pemimpin yang relevan dengan yang anak muda harapkan, dan dari pandangannya yang dibutuhkan adalah percepatan pembangunan dan ekonomi digital dan kreatif.
Meski demikian, Sandiaga Uno mengaku belum memiliki agenda pertemuan dengan Ganjar usai resmi diusung jadi cawapres oleh PPP.
Sandi mengatakan, terkait lobi-lobi jadi cawapres Ganjar akan dilakukan Ketum PPP Muhamad Mardiono.
"Belum ada pertemuan. Dan kami sudah berbagi tugas di Rapimnas ke-VI, menugaskan saya untuk fokus di Bappilu."
Baca Juga: Ditawari Jabatan Ketua Bapilu, Tugas Sandiaga Uno Menangkan PPP di Pemilu 2024
"Sementara untuk melakukan lobi politik termasuk memperjuangkan posisi kepemimpinan ke depan dalam konteks partai politik dan gabungan partai politik akan dilaksanakan oleh Ketum Mardiono," jelasnya.
Duet Ganjar-Sandi
Sehari sebelumnya, Ganjar Pranowo ikut menanggapi soal Sandiaga Uno yang diusung jadi cawapres pendampingnya. Ia mengatakan, keputusan siapa yang akan cawapresnya masih harus melalui tahap negosiasi.
"Tidak apa-apa, diusungkan saja, kan banyak partai bergabung dengan PDI Perjuangan bekerja sama, siapa yang akan bergabung kerja sama punya calon boleh diberikan, nanti kita negosiasi bersama-sama," kata dia usai Rapat Konsolidasi Internal PDI Perjuangan Bali di Denpasar, Sabtu (18/6/2023).
Untuk nanti menjadi wakilnya, Gubernur Jawa Tengah itu menargetkan sosok yang memiliki visi sama dengannya, mempunyai nilai sama, dan memenuhi kualifikasi.
Meski terang-terangan menggaet anak muda sebagai pendukungnya, Ganjar mengaku untuk wapre tak harus tokoh berusia muda atau identik dengan anak muda, seperti yang selama ini dilabeli kepada Sandiaga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ponsel Misterius Motorola Lolos Sertifikasi Komdigi, HP Lipat Gahar Razr Fold?
-
Apa Beda Waterproof dan Transferproof? Ini 5 Cushion dengan Dua Kelebihan Sekaligus
-
BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar
-
Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
-
Kronologi Maut Bus ALS di Muratara: Berawal dari Percikan Api hingga Terbakar Hebat, 16 Tewas
-
Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan
-
Buntut IG Diretas dan Bikin Gaduh, Akun Ahmad Dhani Kini Disita Mulan Jameela: Saya Dimarahin
-
DBH Sawit 4 Persen, Riau Harus Prioritaskan Bangun Jalan dan Jembatan
-
Lepas Jamaah Haji, Ketua DPRD Kota Bogor Titip Doa untuk Kesejahteraan Warga
-
LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi