- PLN tender PLTS Mentari Nusantara I 1,225 GW lewat skema GIGA ONE agar lebih bankable.
- Proyek tersebar di 6 wilayah, dengan kapasitas terbesar di Jawa (600 MW) dan Kalimantan (340 MW).
- Target operasional (COD) pada 2029 untuk dukung target 100 GW PLTS dan perkuat manufaktur lokal.
Suara.com - PT PLN (Persero) resmi memulai proses tender proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Mentari Nusantara I berkapasitas total 1,225 Gigawatt (GW) pada Kamis (30/4/2026). Proyek berskala besar ini dijalankan melalui model pengadaan terintegrasi perdana yang diberi nama "GIGA ONE".
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menjelaskan bahwa GIGA ONE menggunakan skema bundling atau konsolidasi beberapa proyek ke dalam satu paket strategis. Metode ini diterapkan untuk meningkatkan skala keekonomian agar lebih layak dibiayai serta mempercepat proses pengadaan hingga konstruksi.
"Lewat strategi bundling GIGA ONE, pengadaan proyek dilakukan secara konsolidasi dalam satu paket strategis. Hal ini membuat aspek keekonomian proyek jauh lebih bankable, kepastian proyek meningkat, serta proses pengadaan hingga konstruksi menjadi lebih efisien,” ujar Darmawan lewat keterangannya pada Jumat (1/5/2026).
Disampaikan juga bahwa proyeks tersebut merupakan langkah awal untuk mendukung target pemerintah dalam membangun total 100 GW PLTS. Selain menambah bauran energi bersih, program ini bertujuan memperkuat manufaktur domestik melalui peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).
PLTS Mentari Nusantara I memiliki kapasitas sebesar 1,225 gigawatt yang akan tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Meliputi Sumatra (35 MW), Kalimantan (340 MW), Jawa (600 MW), Sulawesi (50 MW), Nusa Tenggara Barat (80 MW), serta Maluku dan Papua (120 MW).
Seluruh pembangkit tersebut ditargetkan mencapai tahap operasional komersial atau Commercial Operation Date (COD) pada tahun 2029. Ke depan, PLN berencana mereplikasi skema pengadaan GIGA ONE untuk jenis pembangkit energi baru terbarukan lainnya, seperti tenaga hidro, bayu (angin), serta sistem penyimpanan energi baterai (Battery Energy Storage System/BESS).
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa
-
Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!
-
Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat
-
Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed
-
Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!
-
Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun
-
Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste
-
Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten
-
Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik
-
Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular