Politisi PSI William Aditya Sarana menilai Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka sudah layak 'hijrah' dengan maju dalam kontestasi Pilkada DKI Jakarta 2024.
Hal ini, kata William, mengingat kinerja putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu dalam memipin Kota Solo, Jawa Tengah.
Berdasar hasil survei online yang dilakukan PSI, sejauh ini nama Gibran masuk dalam tiga besar cagub DKI Jakarta.
"Menurut saya (Gibran) sudah layak untuk ke level berikutnya," kata anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI ini, Selasa (20/6/2023).
"DKI Jakarta memerlukan sosok mas Gibran yang tegas dan bisa membawa perubahan di DKI Jakarta," sambungnya.
William mengungkapkan, Jumat (23/6/2023) pekan ini, rencananya PSI akan mengumumkan nama tiga teratas cagub DKI Jakarta 2025-2030 hasil survei secara online.
"Jumat, kita umumkan tiga teratas yang akan memberikan sedikit gambaran yang lebih jelas calon gubernur yang diusung PSI," ujarnya.
Calon yang diusung merupakan tokoh yang telah melewati survei bertajuk Rembuk Rakyat : Mencari Pemimpin Baru Jakarta.
Berdasar hasil survei sementara, kata William, nama Gibran Rakabuming Raka menempati posisi pertama dengan perolehan suara 26,98 persen.
Baca Juga: Sambangi Balai Kota Surakarta, Hercules Dukung Gibran Maju Pilkada DKI 2024
Disusul kemudian oleh Menteri Sosial Tri Rismaharini dengan perolehan suara 15,06 persen.
Dan terakhir Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dengan perolehan 13,81 persen.
William berharap siapapun yang akan dipilih pada Jumat nanti dapat menjadi sosok pemimpin yang layak mengayomi warga Jakarta.
Jika Gibran maju Pilkada DKI Jakarta nanti, maka ia akan mengikuti jejak sang ayah.
Diketahui, usai memenangi periode kedua Pilwakot Solo, Jokowi pada tahun 2012 dicalonkan jadi cagub DKI Jakarta oleh PDIP.
Kala itu ia berpasangan dengan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Duet Jokowi-Ahok ini memenangi Pilkada DKI Jakarta 2012 pada putaran kedua dengan perolehan suara 53,82 persen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Lawan Balik! Jadi Tersangka Kecelakaan Maut, Tukang Opang di Pandeglang Gugat Gubernur dan Bupati
-
Poster Resmi Motorola Edge 70 Fusion Ungkap Fitur Kamera Sony Terbaru
-
KPK Bicara Soal Potensi PT Bluray Jadi Tersangka Korporasi dalam Kasus Bea Cukai
-
Dinamika Emosi Remaja dalam Konflik Cinta dan Keluarga pada Novel Rasa
-
Kondisi Persib Bandung Bikin Arsitek Persija Jakarta Prihatin, Ada Apa?
-
OJK Tabuh Genderang Perang! Influencer Saham 'Nakal' Terancam Sanksi Berat
-
Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
-
Batal ke Timnas Indonesia, Jesus Casas Resmi Latih Raksasa Singapura
-
Solidaritas Dokter Menguat, IDAI Tuntut Kemenkes Batalkan Mutasi dan Pemecatan Dokter Piprim dkk
-
Didakwa Hina Suku Sunda, Resbob Terancam 4 Tahun Penjara