Lady Nayoan belakangan ini wara-wiri di media sosial usai bongkar aib sang suami, yakni Rendy Kjaernett lantaran selingkuh dengan Syahnaz Sadiqah yang merupakan adik dari Sultan Andara.
Kekinian, aksi yang dilakukan Lady Nayoan mengungkap perselingkuhan suaminya, Rendy Kjaernett dan Syahnaz Sadiqah ke publik menuai sejumlah pro dan kontra.
Geram lantaran Rendy Kjaernett dan Syahnaz Sadiqah tetap bermain api meski sudah diperingatkan, Lady Nayoan akhirnya mengunggah bukti-bukti perselingkuhan di sosial media pribadinya.
Usai mengunggah bukti-bukti perselingkuhan Rendy Kjaernett dan Syahnaz Sadiqah di sosial media, Lady Nayoan mengaku mendapat teror.
Teror mencekam yang dialaminya antara lain seperti diikuti orang yang tidak dikenal, banyak akun Instagram palsu yang mengatasnamankan Lady Nayoan, dan kerap mendapat pesan singkat yang berisi pengancaman.
Lady memberikan konfirmasinya terkait akun Instagram miliknya yang hilang dan memutuskan membuat akun baru.
"Halo teman-teman makasih ya buat support dan doanya, betul akun Instagram aku @ladynayoan hilang, dan belum balik sampai sekarang," ucap Lady Nayoan.
Mengingat yang dihadapi Lady adalah adik kandung Raffi Ahmad dan bukan berasal dari keluarga sembarangan, keberanian Lady Nayoan diakui oleh Dokter Richard Lee.
Dokter Richard Lee juga memberikan dukungan kepada Lady Nayoan untuk menjadi wanita yang kuat.
Baca Juga: Bongkar Perselingkuhan Sang Suami Rendy Kjaernett, Lady Nayoan Ungkap Kebohongan Syahnaz
"Aku juga salut juga untuk Lady yang mau speak up, menurut ku ini tidak gampang dan tidak mudah," kata Dokter Richard Lee.
Tidak cuma menunjukkan rasa simpati terhadap permasalahan pelik yang menimpa Lady, tetapi Dokter Richard menawarkan kontrak pekerjaan di perusahaan miliknya yang bergerak di bidang kecantikan.
Namun demikian, selain sejumlah dukungan yang datang, Lady juga mendapat beberapa respons negatif usai mengunggah bukti-bukti perselingkuhan suaminya.
Salah satunya ada orang yang menyayangkan sikap Lady Nayoan, yang dianggap mengumbar aib keluarga sendiri ke publik dan tidak diselesaikan secara kekeluargaan. Sosok itu adalah seorang pemuka agama bernama Reza Zulkifli.
Si pemuka agama itu angkat bicara terkait sikap Lady yang menurutnya tidak bijak lantaran mengunggah aib keluarga ke publik.
Padahal, katanya, ada berbagai macam cara untuk menyelesaikan masalah tersebut, misalnya dengan bermusyawarah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Aturan Baru OJK Minta Bank Biayai MBG hingga KDMP, Purbaya Klaim APBN Masih Cukup
-
3 Terobosan Pajak Kendaraan Ala Dedi Mulyadi di Jawa Barat yang Bikin Warga Senyum Lebar
-
Video Sumpah Injak Al-Quran di Malingping Viral, MUI Lebak: Itu Haram
-
Eksaminasi 9 Pakar Hukum UI dan UGM: Putusan Kerry Riza Hasil dari Unfair Trial
-
Siap-Siap! Sekda Segera Umumkan Daftar ASN yang Terlibat Jual Beli Jabatan di Bogor
-
Boni Hargens Launching Buku Ilmu Politik, Singgung Soal Pernyataan Saiful Mujani, Termasuk Makar?
-
Gak Perlu KTP Pemilik Pertama, Kini Dedi Mulyadi Usul Bayar Balik Nama Disubsidi
-
Minat Investasi Emas Melonjak, Ini Cara Jual Beli Aman Tanpa Potongan Tersembunyi
-
Kementerian ESDM Lelet Urus RKAB, Perhapi: Banyak Perusahaan Tambang Tak Berfungsi
-
Quiet Quitting ala ASN: Pilih Jalan Fungsional Biar Gak Jadi Pejabat Struktural