/
Sabtu, 01 Juli 2023 | 07:52 WIB
Prabowo Subianto (YouTube/Najwa Shihab)

Bakal calon Presiden Prabowo Subianto beberkan pengalaman saat menjadi seorang pemimpin di dinas kemiliteran. Ketua umum partai Gerindra itu ceritakan pengalaman saat ia mendapat bantahan dari seorang kopral. 

Cerita ini disampaikan Prabowo saat jadi bintang tamu di kanal Youtuba Mata Najwa. Ia ditanya mekanisme pengambilan keputusan di partai Gerindra hingga singgung soal idiom Asal Bapak Senang (ABS) yang jadi budaya di Indonesia. 

Menurut Prabowo Subianto, budaya ABS itu sangat merugikan bagi bangsa Indonesia. "ABS ini sangat berbahaya," kata Prabowo. 

"ABS ini kecenderungan bangsa Indonesia," lanjut Prabowo. 

"Karena kita ini gak enak membantah atasan. Jadi pengalaman saya ini, ABS ini merugikan pemimpin," kata Prabowo. 

"Saya punya cerita, saya waktu itu komandan batalion. Komandan Batalion 38. Suata saat itu saya mau tes para perwira-perwira saya," cerita Prabowo. 

Dilanjutkan Prabowo, di kantornya itu terdapat lapangan luas yang penuh dengan pohon rindang dan hijau. Prabowo lantas mengumpulkan para perwiranya di lapangan. 

Ketum Gerindra itu lantas bertanya kepada perwiranya, bagaimana jika pohon-pohon yang rindang dan hijau itu ditebang karena mengganggung pemandangan. 

"Mba Najwa, semua perwira-perwira saya, oh siap pak, ide yang bagus pak. Semua perwira bilang itu ide yang bagus," kata Prabowo. 

Baca Juga: CEK FAKTA: Selamat Tinggal Prabowo Subianto, Benarkah Cak Imin Merapat ke Kubu Anies Baswedan?

Lanjut Prabowo, tiba-tiba dari arah belakangnya seorang kopral lantas berani untuk membantah idenya tersebut. 

"Dari belakang saya, ada suara seorang kopral. Kopral itu sedang jongkong di belakang. Dia dengar pembicaraan perwira. Jangan pak, itu dulu kami yang tanam pak. Ini tempat kami berlindung kalau panas, ini rindang, debu-debu bisa dikurangin. Jangan ditebang, pak," ucap Prabowo. 

"Ini pelajaran bagi saya, jangan-jangan orang pangkat rendah lebih jujur dengan pangkat tinggi. Dia berani itu," kata Prabowo. 

Load More