Bakal calon Presiden Prabowo Subianto beberkan pengalaman saat menjadi seorang pemimpin di dinas kemiliteran. Ketua umum partai Gerindra itu ceritakan pengalaman saat ia mendapat bantahan dari seorang kopral.
Cerita ini disampaikan Prabowo saat jadi bintang tamu di kanal Youtuba Mata Najwa. Ia ditanya mekanisme pengambilan keputusan di partai Gerindra hingga singgung soal idiom Asal Bapak Senang (ABS) yang jadi budaya di Indonesia.
Menurut Prabowo Subianto, budaya ABS itu sangat merugikan bagi bangsa Indonesia. "ABS ini sangat berbahaya," kata Prabowo.
"ABS ini kecenderungan bangsa Indonesia," lanjut Prabowo.
"Karena kita ini gak enak membantah atasan. Jadi pengalaman saya ini, ABS ini merugikan pemimpin," kata Prabowo.
"Saya punya cerita, saya waktu itu komandan batalion. Komandan Batalion 38. Suata saat itu saya mau tes para perwira-perwira saya," cerita Prabowo.
Dilanjutkan Prabowo, di kantornya itu terdapat lapangan luas yang penuh dengan pohon rindang dan hijau. Prabowo lantas mengumpulkan para perwiranya di lapangan.
Ketum Gerindra itu lantas bertanya kepada perwiranya, bagaimana jika pohon-pohon yang rindang dan hijau itu ditebang karena mengganggung pemandangan.
"Mba Najwa, semua perwira-perwira saya, oh siap pak, ide yang bagus pak. Semua perwira bilang itu ide yang bagus," kata Prabowo.
Baca Juga: CEK FAKTA: Selamat Tinggal Prabowo Subianto, Benarkah Cak Imin Merapat ke Kubu Anies Baswedan?
Lanjut Prabowo, tiba-tiba dari arah belakangnya seorang kopral lantas berani untuk membantah idenya tersebut.
"Dari belakang saya, ada suara seorang kopral. Kopral itu sedang jongkong di belakang. Dia dengar pembicaraan perwira. Jangan pak, itu dulu kami yang tanam pak. Ini tempat kami berlindung kalau panas, ini rindang, debu-debu bisa dikurangin. Jangan ditebang, pak," ucap Prabowo.
"Ini pelajaran bagi saya, jangan-jangan orang pangkat rendah lebih jujur dengan pangkat tinggi. Dia berani itu," kata Prabowo.
Berita Terkait
-
Duet Prabowo Subianto - Erick Thohir Diramal Jadi Pasangan Terkuat di Pilpres 2024
-
Sejarah Tim Mawar dan Kaitannya Dengan Prabowo, Digoreng Lagi Jelang Pilpres 2024
-
Kelegowoan Prabowo di Pilpres Keempatnya: Akui Kekalahan, Belajar dari Jokowi
-
Monolog Butet Kartaredjasa Sindir Prabowo Subianto, Dedi Mulyadi: Seniman Punya Kebebasan Berekspresi
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
Terkini
-
Tak Seperti Oknum Suporter di Indonesia, Begini Cara Ekstrem Ultras Klub Italia Kalau Marah
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Jadwal Imsak Bukittinggi Kamis 26 Februari 2026, Lengkap dengan Penjelasan Batas Sahur
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Telkomsel Siaga Ramadan dan Lebaran 2026, Trafik Data Diprediksi Tembus 70 PB
-
Senyum-senyum Wayne Rooney Diwawancara Reporter Cantik Ini dengan Telanjang Kaki
-
Ted Lasso Season 4 Segera Tayang, Simak Sinopsis dan Daftar Pemain Terbarunya
-
Guru Honorer Jadi Tersangka Gara-Gara Rangkap Jabatan, Melanie Subono: Terus Pejabat Itu Apa?
-
Jadwal Imsak Kota Padang Kamis 26 Februari 2026, Boleh Makan Setelah Imsak?
-
Sahabat-AI: Platform AI Lokal Resmi Rilis, Siap Saingi AI Global