Usai dilakukan pemeriksaan terhadap Jakarta International Stadium (JIS) dalam rangka persiapan Piala Dunia U-17 2023, rumput di stadion yang dibangun ketika Anies Baswedan menjabat Gubernur DKI Jakarta disebut tak masuk standar FIFA.
Rumput JIS disebut tak masuk standar FIFA saat Mentri PUPR, Basuki Hadimuljono, Ketum PSSI, Erick Thohir serta Pj Gubernur DKI Heru Budi Hartono melakukan pemeriksaan, Selasa (4/7/2023) kemarin.
Terkait pemeriksaan yang dilakukan PUPR dan PSSI itu, banyak netizen yang merepon negatif. Mereka menuding pemeriksaan JIS itu terkesan politis.
Karenanya, cukup banyak netizen yang mendesak untuk langsung mendatangkan FIFA untuk memerisa langsung apakah rumput di JIS masuk standar FIFA atau tidak.
"Datangkan saja orang fifa sudah standard apa belum," tulis akun @hr***.m mengomentari unggahan video yang kembali diunggah di akun Instagram @undercover.id.
"Standar FIFA bukan standar PSSI," ungkap akun @hel*****ndi.
"Kalau untuk kegiatan FIFA, ya assessornya dari FIFA lah pak. Jangan yang sekelas assessor SEA GAMES. Ya beda standarlah. Coba undang dulu orang FIFA yang punya acara, ajak ke stadionnya, biar mereka yg menilai, yang mana yg sudah sesuai, yang mana yang belum sesuai. Kalo menilai dengan kriteria yang berbeda, ya hasilnya pasti bedalah," ujar @hid**********81.
"waktu itu udh di cek FIFA beneran, sesuai kriteria ko.. ehh ini katanya GA SESUAI pdhl yg cek gaada dr FIFA hahaha.. lucu emg kadang.. dan vendornya pun yg nanganin GBK, liat aja GBK terus²an di obrak abrik, eehh ini diminta cek ama vendor saingan HAHA.. trus, nanya ke kontraktor, yaahh pasti dikasih solusinya buat ganti laahh erick hahaha mana ada kontraktor bilang "ini masih oke" HAHAHA... yg ditakutin, nanti setelah diotak-atik malah makin jelek kualitasnya (dan kayanya PASTI siih)...," imbuh @fur***.*****kar.
Pemeriksaan Jakarta International Stadium (JIS)
Baca Juga: Takut Kena Hukum FIFA seperti Indonesia, Ketua Umum PSSI-nya Thailand Batal Mundur
Menjelang laga sepak bola dunia yakni Piala Duni U-17 2023 yang bakal digelar di Indonesia, sejumlah persiapan nampaknya sudah mulai dilakukan pemerintah.
Salah satunya dengan melakukan pengecekan terhadap sejumlah stadion yang bakal digunakan sebagai venue Piala Dunia U-17 2023.
Salah satu stadion yang diperiksa oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonedia (PSSI) adalah Jakarta International Stadium (JIS).
Dalam pemeriksaan tersebut turut hadir Mentri PUPR, Basuki Hadimuljono, Ketum PSSI, Erick Thohir serta Pj Gubernur DKI Heru Budi Hartono. Dalam pemeriksaannya, Basuki Hadimuljono menyebut rumput di JIS tidak masuk standar FIFA.
Basuki bahkan berencana bakal mengganti rumput di stadion yang dibangun di masa Anies Baaswedan menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta itu agar tetap bisa menggelar Piala Duni U-17 2023.
"Hari ini kami melihat JIS, stadion yang bagus, namun kami evaluasi. Kalau nanti dievaluasi FIFA mudah mudahan sudah bisa dapat memenuhi standar. Di antaranya salah satu yang utama adalah rumput," kata Basuki dikutip dari akun Instagram @undercover.id.
Tag
Berita Terkait
-
Takut Kena Hukum FIFA seperti Indonesia, Ketua Umum PSSI-nya Thailand Batal Mundur
-
CEK FAKTA: FIFA Kecam JIS Saat Pengecekan Piala Dunia U-17 2023, Benarkah?
-
Ranking FIFA Negara ASEAN Juni 2023, Indonesia Masih di Bawah Vietnam dan Thailand
-
Ranking FIFA: Kalahkan Indonesia, Argentina Bertengger di Puncak, Malaysia Kangkangi Timnas
-
Cuma PSSI Federasi Sepak Bola ASEAN yang Difollow Presiden FIFA, Media Vietnam: Indonesia Kesayangan FIFA
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Harga Beda Tipis, Ini iPhone yang Paling Menarik Dibeli di 2026
-
Anggaran Ketahanan Pangan Naik Jadi Rp195,32 T pada RAPBN 2027, Ini Rincian Alokasinya
-
Anggaran MBG Menyusut Jadi Rp240,2 Triliun, Sasaran Berkurang 10,8 Juta
-
4 Rekomendasi Rice Cooker untuk 1 Orang, agar Nasi Tak Mubazir
-
Tren Bisnis Kuliner dan Properti Dilirik Investor, Bagaimana Proyeksinya
-
Gratifikasi Rp20,7 Miliar, KPK Tahan Eks Bos Pajak Jakarta Khusus
-
Dari Kosong hingga Omzet Puluhan Juta, Cerita Ari Mengubah Tren Kopi Menjadi Peluang UMKM
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI