Kabar Kaesang Pangarep yang merupakan anak Presiden Jokowi bakal maju di Kota Depok, Jawa Barat pada Pilkada nanti nampaknya mulai ditanggapi PKS.
Ketua Tim Penjaringan DPD Partai Keadilan Sejahtera atau PKS Kota Depok, Hermanto Setiawan memulai menjawab tantangan dari pendukung Kaesang Pangarep sebagai bakal calon Depok Pertama.
Menurut Hermanto Setiawan proses penjaringan kandidat bakal calon (bacalon) wali kota dari PKS berjalan pararel dan muaranya anak sopir taksi melawan anak presiden.
"Anak presiden sampai 20 Oktober 2024 ya, setelah itu pensiun, jadi anak mantan presiden saat Pilkada berlangsung," kata Hermanto, Rabu, (5/7)
Sosok Kaesang Pangarep dinilai belum memiliki pengalaman sebagai wakil rakyat dan memimpin daerah.
Sementara, Imam Budi Hartono telah melanglang buana di perpolitikan Depok, mulai dari Ketua DPD Partai Keadilan, Anggota DPRD kota Depok dua periode, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, dan Wakil Wali Kota Depok.
"Pak Imam sudah kaya pengalaman dan merupakan salah salah satu kader terbaik yang dimiliki PKS Depok," ucap Hermanto yang juga menjabat sebagai Sekertaris Umum DPD PKS Kota Depok.
Nama Kaesang Pangarep mencuat setelah Relawan Ganjar Pranowo atau GP Center mendorong dan mendeklarasikan mendukung Kaesang Pangarep maju Pilkada Depok, Partai Solidaritas Indonesia pun menangkap momen tersebut dengan memasang bilboard di Jalan Margonda dan menjadi viral.
Bahkan, sejumlah relawan pun mulai bermunculan dan mendeklarasikan mendukung putra Joko Widodo itu.
Baca Juga: PKS Siapkan Anak Sopir Taksi, Untuk Hadapi Anak Presiden Jokowi di Depok
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Diperiksa sampai Malam, Pandji Pragiwaksono: Saya Tidak Merasa Menista Agama
-
New Toyota GR Corolla Meluncur di IIMS 2026, Torsi Lebih Ganas dan Transmisi Matik
-
Ferdinand Hutahean: Penempatan Polri di Bawah Kementerian Bukan Solusi Benahi Keluhan Masyarakat
-
Istri yang Dibakar Suami di Paluta Meninggal Dunia
-
Ngaku Difitnah soal Jadi Petugas Haji, Chiki Fawzi Malah Dikritik Gara-Gara Adab di Acara TV
-
Kekuatan Tersembunyi Mahalini Jelang Konser: Rahasia Dukungan 2 Keluarga yang Tak Terbatas
-
Usai Gelar Perkara, KPK Tetapkan Status Hukum Hakim dan Pihak Lain yang Terjaring OTT di Depok
-
KPK Geledah Kantor Pusat Bea Cukai dan Rumah Tersangka, Dokumen hingga Uang Tunai Diamankan
-
Perang Melawan Scam: AI Indosat Hadang 2 Miliar Ancaman Digital dalam 6 Bulan
-
Indonesia Police Watch Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian: Akan Jadi Pembantu Politisi