Legenda Timnas Indonesia mendiang Ronny Pattinasarany ternyata pernah mendidik langsung salah satu pemain abroad yang saat ini dipanggil Bima Sakti untuk TC Timnas Indonesia U-17, Staffan Qabiel Horito.
Hal ini diungkap oleh ayah dari Staffan, David Horito kepada Suara.com. Menurut David, sejak usia masih kecil, Ronny Pattinasarany yang mengasah langsung bakat Staffan.
"Kami sebagai orang tua melihat Staffan agak beda dalam mengolah bola sejak usia 3 tahun. Lalu kok dia makin lama makin suka dengan bola. Akhirnya pada usia 5 tahun lebih kami masukkan ke SSB Putra Simprug," ucapnya.
"Lalu pada usia 6 tahun lebih saya masukkan ke SSB Asiop dulu masih bernama Asiop Apacinti, Staffan pada saat usia kecil itu dipegang langsung oleh alm. om Ronny Pattinasarani dan alm. om Hen," tambah David.
Staffan Qabiel Horito menimba ilmu sepak bola di Asiop hingga usia 12 tahun. Setelah itu, ia melanjutkan ke SSB Indonesia Rising Star.
Hingga akhirnya, Staffan mendapat pengaruh gaya sepak bola Spanyol saat masuk ke EDF La Liga. Di sana, ia dilatih langsung oleh Jaime Olivares.
"Lalu dalam perjalanannya Staffan pindah ke SSB Indonesia Rising Star, SBAI, EDF LaLiga, lalu mendarat di Persija Barat FC. Di EDF LaLiga Staffan mulai mengenal gaya permainan ala Spanyol karena waktu itu Head Coach (Jaime Olivares) berasal dari Spanyol. Saya sering bertukar pendapat dengan coach Jaime terkait akademi maupun klub usia muda di sana," jelas David.
Staffan satu dari enam pemain yang saat ini tengah merentas karier di luar negeri. Staffan Qabiel saat ini tercatat bermain di Academy Sant Cuggat, Spanyol.
Anak dari pasangan David Horito dan Indriani ini tercatat jadi bagian dari klub yang berkompetisi di kasta keenam Liga Spanyol.
Baca Juga: Cek Fakta: Lancar Bahasa Sunda, Pemain Keturunan Ini Dipanggil PSSI Bela Timnas Indonesia U-17
Menurut ibu Staffan, Indriani, sekarang anaknya bermain di Spanyol dan sudah tercatat melakoni 30 pertandingan dari 34 kompetisi bersama Sant Cugat FC.
"Staffan Qabiel Horito saat ini bermain di Sant Cugat FC C di Juvenil Segona Divisío di Spanyol. Musim ini dipercaya bermain di 30 game sebagai first eleven dr total 34 game, sehingga bisa membantu tim tsb menjadi juara liga." ucapnya
Tag
Berita Terkait
-
Pernah Sia-siakan Kepercayaan STY, Pemain Ini Merengek Ingin Balik ke Timnas
-
Bukan JIS atau GBK, Inilah OPAP Arena yang Menjadi Stadium of the Year 2022
-
Marselino Ferdinan Diboyong KMSK Deinze ke Belanda, Bakal Hadapi Klub Asal Pemain Top Eropa?
-
Jelang Piala Dunia U-17, Bima Sakti Panggil 34 Nama dalam Seleksi Timnas
-
Patut Dicontoh! Argentina Pilih Bakat Lokal untuk Skuad Timnas untuk Piala Dunia U-17, Indonesia Bagaimana?
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Rodri Kejar Gelar yang Belum Dimiliki, Piala Dunia 2026 Bersama Timnas Spanyol
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang