Pemain asing Persib geleng-geleng lihat kelakukan orang Indonesia. Bek Persib, Nick Kuipers mengaku heran dengan orang indonesia yang bisa santai saat mereka tidak ada aktivitas.
Dijelaskan oleh Nick Kuipers, sebagai orang Belanda, ia terbiasa dengan aktivitas yang cukup padat. Ia mengaku heran saat melihat orang Indonesia bisa santai saat tak ada aktivitas.
"Kita belajar sesuatu dari hidup demi hari di Belanda. Kalau orang Indonesia merasa kurang bekerja dalam satu hari, mereka santai saja. Di Belanda, Anda harus tampil setiap hari. Setiap budaya memang ada plus minusnya," ucap Kuipers kepada Elfvoetbal.
Konteksnya yang dibicarkaan oleh Nick Kuipers ialah soal jadwa pertandingan di kompetisi Liga Indonesia. Pemain asing Persib itu mengkritik soal jadwal di Liga Indonesia.
"Di klub Belanda, Anda mendapatkan jadwal per musim yang selalu dipatuhi. Tidak di Indonesia. Di sini kami hidup dari hari ke hari," ungkapnya.
"Kami bahkan tidak memiliki jadwal mingguan dan kami mendengar sehari sebelumnya, beberapa jam sebelum pertandingan, apakah bertanding atau tidak. Itu sangat menjengkelkan dan saya tidak terbiasa dengan hal seperti ini," tambah Nick Kuipers.
Nick Kuipers direkrut Persib pada 15 Agustus 2019 dari ADO den Haag. Sejak 2019 tinggal di Bandung, Nick Kuipers mengaku sangat senang.
Ia merasa kehidupannya cukup berbeda dibanding saat bermain di MVV Maastricht ataupun FC Emmen.
"Saya tinggal di pusat kota Bandung. Sesuatu yang berbeda dari Maastricht atau Emmen. Ibu kota Jakarta hanya berjarak dua setengah jam berjalan," ungkapnya.
"Saya punya mobil dan skuter, jika sangat sibuk saya naik skuter, tetapi ketika hujan saya lebih suka dengan suhu kering. Suhu Bandung cukup bagus, tidak seperti di Kalimantan atau Jakarta," tambah Nick Kuipers.
Berita Terkait
-
Sindir Keras Jadwal Liga Indonesia, Nick Kuipers: Orang Indonesia Terbiasa Hidup...
-
Dikabarkan Gabung Bali United, Luis Milla Lempar Kode Hormati Persib Bandung
-
Bojan Hodak Persembahkan Kemenangan Perdana untuk Persib, Eks Barcelona Ungkap Pernyataan Mengejutkan
-
Buka Keran Gol Bersama Persib di BRI Liga 1 Musim Ini, Ryan Kurnia: Alhamdulillah, Gol Pertama...Kemenangan Perdana
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Warga Jaksel dan Jaktim Harap Bersiap, Hujan Ringan Diprediksi Turun Jumat Malam
-
6 Malam 6 Wilayah Iran Hancur Dibom Amerika Serikat
-
Harga Emas Jatuh Parah Selama Perang AS - Iran Kembali Meletus
-
Siapa Sosok Angga? Pihak Swasta yang Diduga 'Setir' Audit BPK di Muara Enim
-
Iran Bantah Donald Trump: Tidak Ada Mata-mata Amerika Serikat Dibebaskan dari Penjara
-
Perang di Selat Hormuz Makin Menggila, Ledakan Beruntun Guncang Kota Besar Iran
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP