Anies Baswedan, bakal calon presiden (Bacapres) Koalisi Perubahan Persatuan (KPP) dalam pidato politik di deklarasi Muhaimin Iskandar alias Cak Imin sebagai cawapres berikan pujian untuk ketua umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Anies mengatakan bahwa ia bukan baru pertama kenal dengan Cak Imin. Anies lantas menyebut bahwa perkenalan dan hubungan dengan Muhaimin sudah berlangsung cukup lama, hampir 30 tahun.
Selain itu, Anies kemudian singgung soal rekam jejak politik yang panjang seorang Cak Imin, bukan rekam jejak yang dadakan.
"Bukan kenal barusan, kenalnya sudah lama. Kalau dihitung tahun mungkin 30 tahunan karena di tahun 1990-an, kita sama-sama di Jogja, sama-sama kuliah di UGM," kata Anies dalam pidato politiknya seperti dikutip, Sabtu (2/9)
"Dan saya ingin sampaikan bahwa Gus Imin ialah seorang pribadi yang memiliki rekam jejak aktivisme yang bisa menginspirasi setiap orang,"
"Seperti yang Bang Surya (Paloh) sampaikan seorang organisator ulung, yang rekam jejaknya panjang, bukan dadakan," tegas Anies Baswedan.
Anies kemudian menyebutkan sejumlah jabatan organisasi dan partai politik serta pemerintahan yang pernah diemban oleh Muhaimin Iskandar.
Sebelumnya, Partai Demokrat memutuskan untuk keluar dari KPP dengan terpilihnya Cak Imin sebagai cawapres.
Pemilihan Cak Imin ini gagalkan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai cawapres. Keputusan ini dianggap sepihak oleh kubu Demokrat.
Baca Juga: Deklarasikan Anies-Cak Imin, Surya Paloh Singgung Cebong Kampret: Ini Pasangan Botol dan Tutup Botol
AHY sendiri memang memiliki rekam jejak politik tidak cukup panjang dibanding dengan Cak Imin.
Berita Terkait
-
Pidato Politik Surya Paloh di Deklarasi Anies-Muhaimin: Selamat Tinggal Politik Cebong dan Kampret
-
Anies-Cak Imin Pasangan Saling Melengkapi, Surya Paloh: Bagaikan Botol dan Tutupnya
-
Ketum NasDem Surya Paloh Ibaratkan Pasangan Anies-Muhaimin Seperti Botol dan Tutupnya
-
Deklarasikan Anies-Cak Imin, Surya Paloh Singgung Cebong Kampret: Ini Pasangan Botol dan Tutup Botol
-
Andi Arief Ungkap Reaksi AHY Usai Dikhianati Anies dan Surya Paloh
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Taktik 'Gila' Eks Klub Calvin Verdonk Bikin Eropa Terpukau: Total Football Modern yang Kejam!
-
Bocoran FIFA Matchday Juni 2026: Erick Thohir Ungkap 3 Calon Lawan Timnas Indonesia
-
PBB Ingatkan Hizbullah, Minta Patuhi Gencatan Senjata Lebanon-Israel
-
Trump Isyaratkan Damai dengan Iran, Harga Minyak Kini di Bawah 100 Dolar AS
-
Tak Hanya Jago Olah Bola, 2 Pemain Timnas Indonesia Kini Resmi Sarjana!
-
PM Lebanon Nawaf Salam Puji Donald Trump soal Gencatan Senjata 10 Hari dengan Israel
-
PBB Sambut Baik Kesepakatan Gencatan Senjata di Lebanon
-
Review Film Eat Pray Bark: Saat Anjing Mengajari Manusia untuk Bersyukur
-
Denmark, Polandia, hingga Nigeria, Siapa Lawan Timnas Indonesia di FIFA matchday Juni?
-
Investor Belanda Jajaki Pengembangan Energi Baru Terbarukan dan Ekonomi di Papua