Kisah memilukan terjadi di Teluk Naga, Kabupaten Tangerang, Banten. Bagaimana tidak, seorang ayah kandung tega menyetubuhi anaknya sendiri.
Pencabulan yang dilakukan sang ayah kandung bahkan telah dilakukan selama sembilan tahun terakhir. Sang ayah kandung memuaskan nafsu bejatnya sejak korban masih duduk di kelas empat sekolah dasar tepatnya saat berusia 10 tahun.
Memendam perlakuan sang ayah kandung terhadapnya selama sembilan tahun, kasus tersebut akhirnya terungkap setelah korban menceritakan pengalaman pilunya terhadap kakaknya.
Ayah kandung bejat tersebut berinisial SH (54). Pemerkosaan terhadap Bunga (Bukan nama sebenarnya) berlangsung sejak 2014 hingga 2023. Korban disebut telah diperkosa sebanyak 100 kali.
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol. Zain Dwi Nugroho melalui Kasat Reskrim Kompol Rio Mikael mengatakan, berdasarkan pengakuan tersangka dalam pemeriksaan, perbuatan bejat tersangka dilakukan sejak tahun 2014 hingga 2023.
“Pertama kali pada tahun 2014, korban masih kelas 4 SD berumur 10 tahun, ketika sedang tertidur dirumahnya korban dipindahkan oleh tersangka ke rumah kosong samping rumah tersangka, kemudian di situ Bunga disetubuhi,” terang Rio, Selasa, 5 September 2023.
Dalam melancarkan hasrat seksualnya, lanjut Rio, SH kerap mengancam korban. Apabila menolak tersangka akan merusak keluarganya dan akan menceraikan Ibunya.
Dalam minggu terakhir di tanggal 19 Agustus 2023 tersangka SH melakukan persetubuhan kepada korban Bunga saat rumah dalam keadaan sepi ketika korban sedang tidur di rumah.
“Korban juga diancam, jika tidak mau melayani tersangka akan merusak keluarganya dan akan menceraikan ibunya,” kata Rio.
Baca Juga: Kisah Kohcun, Kreator Affiliate TikTok Shop yang Sukses Cetak Rekor Penjualan Hingga Rp21 Miliar
“Kepada penyidik, alasannya (SH) tega menyetubuhi anak kandungnya itu karena istrinya sibuk berdagang dan pelayanan terhadap dirinya kurang,” ucapnya.
Saat ini tersangka telah ditahan di Rutan Polres Metro Tangerang Kota setelah korban didampingi Ibu kandungnya melaporkan kasus tersebut. Polisi masih melakukan pendalaman atas kasus ini termasuk memeriksa kejiwaan tersangka.
“Masih kami didalami lagi, nanti akan dilakukan pemeriksaan kejiwaan dari pelaku,” ucap Rio.
Rio menuturkan, saat ini pihaknya masih melakukan pendampingan terhadap korban melalui unit perlindungan perempuan dan anak (PPA) dan Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) guna memulihkan kondisi dan psikologis korban.
“Kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur itu terungkap ketika kakak korban berinisial RY, mengunjungi rumah orang tua mereka. Kepada kakaknya tersebut Bunga menceritakan kejadian yang menimpanya. RY pun mengamuk lalu mengusir SH untuk pergi dari rumah,” terangnya.
Kepada ibu Kandungnya, RY langsung menceritakan perbuatan bejat SH terhadap adiknya Bunga. Mendengar hal tersebut, R langsung pingsan, setelah itu R membawa Bunga keluar rumah dan melakukan pelaporan.
Berita Terkait
-
Hotman Paris Penasaran dengan KVL Putri Alvin Lim, Sebut Dimanfaatkan untuk Tarik Simpati
-
Sang Putra Akan Menikah, Hotman Paris Undang 7 Menteri Jokowi, Siapa Saja?
-
Ditagih Hasil Tes untuk Ungkap Penyebab Kematian Cenora, Alshad Ahmad Ngegas: Jangan Tanya Gue
-
Angelica Simperler Nyanyi Bareng Anak Sambung Malah Dikira Kakak Adik: Kok Bisa Mirip
-
Curahkan Rasa Sayang Lewat Pangku Anak Gadisnya Dihujat, Ferry Mariyadi: Itu Normal Bapak Sama Anak
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Prabowo Tiba di Gorontalo, Langsung Tinjau Kampung Nelayan Leato Selatan
-
Nenek 87 Tahun di Muara Enim Tewas di Tangan Anak dan Cucu, Ini Motifnya
-
ILRC Ungkap Femisida Banyak Terjadi di Ruang Privat, Pelaku Bisa Pasangan hingga Keluarga
-
3 Model Vivo X500 Series Terdaftar di IMEI, Usung Chipset Kencang Terbaru MediaTek
-
5 Sepatu Lokal untuk Trail Running, Nyaman Dipakai di Medan Alam
-
Dinamika Tukar Raga dan Misteri Itomori dalam Your Name karya Makoto Shinkai
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
5 Mahasiswi UNU Blitar Jadi Korban Pelecehan Dosen di Kelas
-
Cek Fakta: Benarkah Gal Gadot Dilabrak Dua Lipa di Toilet Acara Met Gala karena Seorang Zionis?
-
UPN Jogja Sebut Belum Ada Tawaran Resmi Kelola MBG, Pilih Fokus Ketahanan Energi