Awan mendung menggelayut di sepak bola Indonesia 5 tahun lalu. 23 September 2018, kabar duka datang dari Stadion GBLA, tempat laga Persib vs Persija di pekan ke-23 Liga Indonesia.
Satu orang suporter Persija, Haringga Sirla tewas mengenaskan dikeroyok sejumlah oknum suporter Persib. Tewasnya Haringga menambah daftar panjang suporter yang tewas di Liga Indonesia.
Haringga tewas di keroyok di luar Stadion GBLA oleh 14 orang oknum pendukung Persib. Kejadian pengeroyokan Haringga terjadi pada pukul 13:00 WIB.
Saat itu, Haringga yang menonton laga Persib vs Persija sendirian jadi bulan-bulanan massa di luar Stadion GBLA. Aksi pengeroyokan terhadao Haringga sempat viral di media sosial saat itu.
Korban saat itu sempat meminta tolong tukang bakso saat massa dengan beringas mengejarnya. Namun, apa daya massa saat itu dengan sadis menghantam Haringga dengan benda-banda tumpul seperti balok.
"Kerumunan orang tersebut berteriak bahwa orang yang mereka kejar adalah pendukung Persija Jakarta,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Polri Brigjen Dedi Prasetyo pada Senin 24 September 2018.
Kematian Tragis Haringga Sirla
Di hari nahas itu, Haringga Sirla datang ke Bandung demi mendukung tim kesayangan, Persija di laga klasik melawan Persib. Saat itu, PSSI tidak melarang suporter lawan untuk hadir di laga awayday.
Namun sebelum laga Persib vs Persija pada 23 September 2018, sejumlah pihak sudah wanti-wanti agar suporter Persija untuk tidak hadir di Stadion GBLA.
Baca Juga: On This Day: Kontroversi Kepindahan Eka Ramdani dari Persib ke Persisam
Bagi Haringga, mendukug Persija bagi laga kandang atau awayday jadi bentuk paling nyata kecintaannya pada Macan Kemayoran. Sebelum berangkat ke Bandung, Haringga sempat cekcok dengan sang kakak, Risa.
Risa tentu saja tak berikan izin adiknya itu berangkat ke Bandung untuk menonton laga Persib vs Persija.
"Setelah dapat kabar, kakaknya yang tinggal di Poris, Tangerang ke sini. Dia bilang si Ari itu sempat diomelin sebelum dia berangkat ke Bandung," kata Yani, salah satu tetangga dekat korban kepada Suara.com, Senin (24/9/2018).
"Dibilangin sama kakaknya 'Jangan pergi, buang-buang duit aja' tapi mungkin dia udah seneng banget ya sama Persija, tetap berangkat itu. Makanya keluarga terpukul banget saat tahu akhirnya Ari bernasib tragis begitu," tambah Yani.
Pelaku Pengeroyokan Haringga
Dari hasil penyelidikan pihak kepolisian, terungkap ada 14 orang oknum pendukung Persib yang melakukan pengeroyokan kepada Haringga Sirla.
Tag
Berita Terkait
-
Bhayangkara FC Belum Pernah Menang di Laga Kandang, Emral Abus: Mudah-mudahan Hari Ini Pecah Telur
-
Kisah Ferdinand Sinaga, Eks Striker Persib Bandung Jadi Top Skor di Asian Games 2014
-
Cerita Yana Umar Ditunjuk Kembali Jadi Dirigen Viking Persib Club: Saya Gak Bisa Nolak
-
Bojan Hodak Khawatir Pemain Muda Bhayangkara FC Bakal Bikin Susah Persib
-
Prediksi Bhayangkara FC vs Persib Bandung di BRI Liga 1: Susunan Pemain, Head to Head dan Link Live Streaming
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Bersama PNM Mekaar, Mesin Jahit Tua Mampu Menghidupi Lima Keluarga
-
Festival Merah Putih 2026 Hadirkan 17 Agenda Spektakuler di Kota Bogor
-
Inklusi Keuangan di Daerah 3T, Pendampingan Mantri BRI Jadi Solusi Warga Toraja Utara
-
Ucapan 'Londo Ireng' Prabowo Dinilai Ancam Demokrasi, Jurnalis: Kami Bukan Musuh Negara
-
Kemelekatan Adalah Derita
-
Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya: 51 Rumah dan 49 Leuit Hangus, Puluhan Ton Padi Musnah
-
Pria Tewas Diduga Dianiaya saat Melerai Perkelahian di Hiburan Malam Karimun
-
Berawal dari Teller, Ketangguhan Mantri BRI Ini Menginspirasi Warga Toraja Utara
-
Soal Ucapan 'Londo Ireng', PDIP: Kritik Tak Boleh Dibungkam!
-
Situasi Jalan Tambak Berangsur Kondusif, Penyebab Bentrokan Masih Diselidiki