Nama penyerang Timnas Indonesia Ramadhan Sananta baru-baru ini menjadi sorotan publik.
Nama Ramadhan Sananta sempat disebut-sebut ketika Timnas Indonesia U-24 tak diperkuat olehnya. Hal tersebut disebabkan Persis Solo tidak melepasnya.
Kini muncul isu bahwa Ramadhan Sananta siap berkarir di Liga Inggris menyusul Elkan Baggott.
Nampaknya, salah satu pelatih klub di Indonesia Jacksen F. Tiago memberikan penilaian khusus kepada Ramadhan Sananta.
Hal itu terlihat pada unggahan akun instagram Ramadhan Sananta.
Dia menilai bahwa Ramadhan Sananta adalah salah satu pemain terbaik. Apalagi dia memakai nomor terbaik di dunia sepakbola yakni no 9.
"One of the best number 9 di negara ini. @m.ramadhansn," komentar Jacksen F. Tiago.
Sekedar diketahui, Pamain Timnas Indonesia, Ramadhan Sananta baru-baru ini mengungkapkan pernyataan yang seolah mengisyaratkan dirinya siap berkarier di Liga Inggris menyusul Elkan Baggott.
Namun, jika pemain asuhan Shin Tae-yong ini benar merumput di Liga Inggris, Persis Solo tentu akan kehilangan Ramadhan Sananta yang merupakan striker andalannya.
Padahal, seperti diketahui Ramadhan Sananta belum lama diboyong Persis Solo dari PSM Makassar dengan nilai Rp4,78 miliar pada bursa transfer musim ini.
Ketajaman Ramadhan Sananta dalam membobol gawang lawan baik saat membela Timnas Indonesia maupun saat memperkuat klubnya, Persis Solo tak perlu diragukan.
Berkat gol yang dicetak Ramadhan Sananta, Timnas Indonesia tak jarang memenangi berbagai event internasional.
Terkait kabar Ramadhan Sananta siap merumput di Liga Inggris itu beredar di media sosial TikTok. Hal tersebut diungkapkan saat dirinya berbincang dengan pemilik akun TikTiok @mariodelano.
Bukan sembarang tim, Ramadhan Sananta bahkan memilih klub raksasa Manchester United sebagai tim bidikannya untuk berkarier di Liga Inggris.
Dalam video tersebut, Ramadhan Sananta tampak menegaskan keinginannya berkarir di luar negeri. Ia awalnya ditanya apakah bersedia menjadi striker berikutnya untuk klub Manchester United.
Berita Terkait
-
Pedas! Suporter Indonesia Diminta Sadar Diri dan Tak Besar Kepala Jelang Ramadhan Sananta Cs Lawan Uzbekistan
-
Alasan Ramadhan Sananta Tiba-tiba Bela Timnas Indonesia U-24, Indra Sjafri: Tim Ini Membutuhkan...
-
Ramadhan Sananta Bertolak ke Hangzhou Tengah Malam Ini, Timnas Indonesia U-24 Perkasa di 16 Besar Asian Games 2022?
-
Alasan Persis Solo Akhirnya Lepas Ramadhan Sananta ke Timnas Indonesia U-24 Pada Asian Games 2022
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati