Pelatih Timnas Indonesia U-23 Shin Tae-yong (kiri) dan pemain naturalisasi Timnas Indonesia U-23 Ivar Jenner (kanan) berpose.
Syarat selanjutnya alias syarat kedua yakni teknik yang bagus. Shin Tae-yong menginginkan pemain yang dinaturalisasi punya kemampuan di atas rata-rata para pemain lokal.
Pilihan tersebut ditetapkan untuk meningkatkan kualitas pemain lokal lainnya dan meningkatkan kualitas permainan skuad Garuda agar siap bersaing dengan tim-tim kuat.
Sejauh ini, Shin Tae-yong terlihat menaturalisasi pemain-pemain dengan teknik bagus seperti Jordi Amat, Sandy Walsh, dan Shayne Pattynama yang punya kualitas di atas pemain lokal.
Sedangkan untuk syarat ketiga yakni bertanggung jawab, Shin Tae-yong ingin para pemain naturalisasi itu fokus dan memahami tugasnya sebagai penggawa Timnas Indonesia.
Komentar
Berita Terkait
-
Shin Tae-yong Acuhkan Ezra Walian, Ini 25 Pemain yang Dipanggil Jelang Timnas Indonesia Lawan Brunei
-
Kabar Buruk! Diincar Shin Tae-yong untuk Timnas Indonesia, Ryan Flamingo Bakal Masuk Skuat Belanda untuk Euro U-19
-
Ada Ryan Flamingo, Shin Tae-yong Masih Intip Tiga Pemain Keturunan Indonesia
-
Kenapa Andritany Tak Dilirik Shin Tae-yong? Begini Sudut Pandang Eks Kiper Timnas Markus Horison
-
Daniel Klein Eks Kiper Tim U-19 Jerman Berbandrol Rp21,3 Miliar Layak Dilirik Shin Tae-yong, Ibunya Orang Bali
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi