Pasangan capres dan cawapres Ganjar Pranowo-Mahfud MD berjanji akan banyak membuka lapangan pekerjaan baru. Hal ini dilakukan demi mengejar ketertinggalan dari negara lain, serta membuat Indonesia semakin maju.
Kepala Kantor Staf Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Regi Wahyu mengatakan soal penciptaan lapangan pekerjaan baru menjadi penekanan penting bagi paslon tersebut dan tim pemenangannya.
"Karena kami sadar masyarakat dengan keadaan seperti ini bagaimana bisa terjadi akselerasi pendapatan dari negara berkembang jadi negara maju. Tentu membutuhkan banyak sekali pembukaan lapangan pekerjaan," kata Regi dalam keterangannya yang diterima di Jakarta pada Kamis.
Regi mengklaim bahwa Ganjar-Mahfud berkomitmen menghasilkan 17 juta lapangan pekerjaan baru pada 2025-2029.
"Hal itu tercatat dalam dokumen Visi dan Misi Ganjar Pranowo & Mahfud MD Menuju Indonesia Unggul. Janji itu mencakup salah satu dari delapan misi keduanya yang terkait dengan sektor pendidikan," lanjutnya.
Ganjar-Mahfud juga bertekad memastikan penyerapan tenaga kerja yang baru setiap tahun, dengan tujuan mengurangi angka pengangguran hingga mencapai tingkat yang optimal. Untuk mewujudkan itu, perlu langkah serius dalam meningkatkan sektor pendidikan, pelatihan, investasi di sektor yang menciptakan pekerjaan, serta mengembangkan industri, dan jasa.
"Pendekatan yang melibatkan pemerintah, swasta, dan masyarakat secara inklusif sangat krusial untuk menciptakan peluang kerja yang lebih baik di seluruh negara. Ganjar-Mahfud juga berencana membentuk lingkungan usaha yang mendukung pertumbuhan usaha ultra mikro dan UMKM, serta usaha yang dapat berkembang secara berkelanjutan," pungkas Regi.
Misi Ganjar-Mahfud mendapat respons positif dari masyarakat. Hasil survei Kurious-Katadata Insight Center (KIC) menunjukkan sebanyak 34,5 persen responden meyakini bahwa pasangan Ganjar-Mahfud dapat merealisasikan visi-misinya, termasuk membuka 17 juta lapangan pekerjaan baru.
"Bahkan, 12,7 persen responden merasa sangat yakin pasangan Ganjar-Mahfud dapat mencapai target untuk membuka 17 juta lapangan pekerjaan baru," tambahnya.
Baca Juga: Diduga Korban Bullying, Dokter Ungkap Alasan Kaki Kiri Siswa SD di Bekasi Harus Diamputasi
Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menerima pendaftaran tiga pasangan bakal calon presiden dan wakil presiden untuk Pilpres 2024, yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, Ganjar Pranowo-Mahfud MD, serta Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Pasangan Ganjar-Mahfud diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Persatuan Indonesia (Perindo), dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).
(Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci
-
Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?
-
Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri
-
Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen