Suara.com - Direktur Teknik tim Formula One (F1) Ferrari yang baru, James Allison, menolak kekhawatiran bahwa balapan F1 musim ini tak akan semenarik sebelumnya, terutama dengan adanya peraturan baru.
Untuk diketahui, ajang ini telah mengarahkan semua mobil balap beralih dari mesin V8 ke versi baru V6 Turbo. Hal itulah yang menimbulkan kekhawatiran bahwa balapan musim ini bakal tidak secepat tahun-tahun sebelumnya.
Sesi ui coba pra-musim di Jerez beberapa hari lalu tampak mendukung kekhawatiran itu. Soalnya, catatan waktu yang ada tampaknya masih lebih lambat ketimbang 2013 lalu. Namun Allison justru mengaku tidak khawatir.
Menurut Allison, dia memperkirakan kemampuan dan performa mesin, dipadu dengan faktor aerodinamik yang baru, akan menghasilkan donwforce (daya tekan aerodinamis) yang lebih besar. Hal ini menurutnya akan membuat para pembalap bisa melaju lebih cepat, ketika seri balapan dimulai di Melbourne pada 16 Maret depan.
"Lihatlah ukuran sayap belakang, itu kan kurang lebihnya merupakan sayap belakang tipe Kanada," ujar Allison, seperti dikutip Autosport.
"Sebesar itulah kira-kira besarnya daya tekan mobil tahun 2014 ini. Juga tidak akan ada (faktor) 'tiupan lantai'," tuturnya lagi. "Peraturan baru selalu menawarkan keungkinan-kemungkinan baru, jadi peluang mendapatkan daya tekan lebih tinggi juga besar," tambahnya.
"Anda tak bisa tahu kapan akan terjadi pengurangan (kemampuan), tapi sejauh ini tidak ada tanda-tanda untuk itu," tandas Allison.
Sesi kedua uji coba sendiri akan digelar di Bahrain pada pekan depan, dengan sesi terakhir dilaksanakan akhir Februari, sebelum akhirnya menuju balapan seri pembuka yaitu Australian Grand Prix. (Scoresway)
Berita Terkait
-
Lewis Hamilton Podium ke-106 Bersama Ferrari, Rekornya Makin Tak Tersentuh!
-
Meriah! IHR Piala Paku Alam 2026 Hadirkan Balapan Kuda hingga Konser Inul Daratista
-
2 Pemain Timnas Indonesia yang Tak Diberi Kesempatan John Herdman di FIFA Matchday Juni
-
Ferrari Testarossa Berubah Jadi Supercar 6 Roda, Tenaganya Tembus 1.200 HP!
-
Kisah Haru Bocah Miskin Asal Kamboja, Juara Balap Sepeda Gunung Tanpa Alas Kaki
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!
-
Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat
-
Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator
-
UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total
-
Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
Terekam CCTV, Detik-detik Pasutri di Duren Sawit Gasak Motor Sambil Bawa Anak
-
MBG Disetop Saat Libur Sekolah, BGN Disomasi: Ibu Hamil dan Balita Tetap Butuh Nutrisi!
-
Dua Calon Pengelola KDMP Meninggal saat Ikut Latihan Militer
-
Sering Mangkir, KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Model Fitri Assidikki