Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) meresmikan program Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Online di Provinsi Jakarta. Peluncuran ini dilakukan di Kantor Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (13/2/2014).
Kepala Dinas Pengawasan dan Penertiban Bangunan (P2B) DKI, I Putu Ngurah Indiana. Ngurah menjelaskan proses pemohonan IMB secara online sudah bisa dilakukan sejak 1 Februari 2014. Harapannya, dengan sistem online seperti ini mampu menghilangkan praktek percaloan yang marak terjadi dalam pengurusan IMB. Selain itu, dengan proses online seperti ini, masyarakat bisa dengan mudah memantau proses permohonannya secara real time serta secara transparan.
"Ini akan sangat mudah, masyarakat bisa memohon dari mana saja dari seluruh wilayah, asal ada komputer dan internet. Tidak terbatas hari kerja," ujar Ngurah di Kantor Kecamatan Kemayoran Jalan Serdang III, Jakarta Pusat, Kamis (13/2/2014).
Usai proses peresmian, Jokowi kemudian menemui beberapa warga yang tengah mengurus IMB online. Jokowi juga sempat bertanya mengenai proses pembuatan IMB dari mengajukannya secara online sampai penyerahan data dan dokumen sampai IMB tersebut selesai.
"Ini ibu prosesnya berapa lama buatnya? Dari awal sampe selesai berapa lama?" kata Jokowi.
"Ini 4 hari Pak total, lebih cepat dari sebelum-sebelumnya. Semoga nanti pas buat IMB untuk bangunan lainnya, waktu tetap 4 hari, gak molor-molor lagi Pak," ucap perempuan tersebut.
Jokowi juga menghampiri beberapa petugas pelayanan kecamatan yang melayani warga membuat IMB Online. Jokowi kemudian bertanya bagaiman proses pelayanan pembuatan IMB setelah data dan dokumen warga disetujui.
"Ini setelah data masuk, setelah itu bagaimana lagi? Apa saja yang harus diisi oleh warga. Berapa lama waktunya," tanya Jokowi.
Berita Terkait
-
Aktivis Sebut Jokowi Idap Megalomania dan Waham Kebesaran soal IKN: Ada Gangguan Kejiwaan
-
IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi
-
Singgung Nasib Bambang Tri hingga Jonan, Sobary Beberkan Cara Jokowi Matikan Karier Politik Lawan
-
Projo Bicara Soal Kesehatan Jokowi, PSI Langsung Buka Suara
-
Pengamat Sebut Akan Bawa PSI ke Senayan, Agenda Jokowi Keliling Indonesia Bukan Silaturahmi Biasa
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Soal 'Orang Desa Tak Pakai Dolar', Purbaya: untuk Menghibur Rakyat, Presiden Mengerti Rupiah
-
Obrolan Prabowo dan Menkeu Purbaya di Lanud Halim: Dari Dolar sampai Rencana Naik Haji
-
Hari Ini Rupiah Keok-IHSG Jeblok, Prabowo Panggil Menkeu hingga Gubernur BI ke Istana
-
Terbukti Suap Pejabat Kemnaker, Jaksa Tuntut 3 Tahun Penjara untuk Miki dan Temurila
-
Amnesty Kritik RUU Tata Cara Pidana Mati yang Disiapkan Pemerintah Indonesia
-
Komarudin PDIP Usul Wapres Gibran Berkantor di IKN Agar Gedung Tak Mangkrak Usai Putusan MK
-
Bincang Singkat dengan Purbaya, Prabowo Tanya Dolar
-
Pemeriksaan Merambah Kelas TK, Polisi Buka Peluang Tersangka Baru Kasus Daycare Little Aresha
-
Dari Nakba 1948 hingga Reruntuhan Gaza: Kisah Pilu Pria Palestina yang Terusir dari Tanah Airnya
-
Isu Transfer Data WNI ke AS di Kesepakatan Prabowo Trump, Menkomdigi Buka Suara