- Ahli digital forensik Rismon Sianipar mengakui keaslian ijazah Jokowi dan Gibran setelah kajian ulang mendalam.
- Perubahan sikap ini disampaikan Rismon setelah bertemu Gibran dan menemukan fitur pengaman fisik ijazah.
- Rismon akan menerbitkan buku antitesis sebagai koreksi atas tudingan pemalsuan ijazah dalam karya sebelumnya.
Suara.com - Peneliti sekaligus ahli digital forensik, Rismon Sianipar, kini berbalik arah mengakui keaslian dokumen pendidikan Presiden Ke-7 RI Joko Widodo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Setelah sempat menjadi pihak yang vokal mempertanyakan keabsahan dokumen tersebut melalui karya literatur, Rismon kini berbalik arah.
Ia menegaskan keaslian ijazah ayah dan anak tersebut melalui sebuah proyek buku antitesis yang sedang dalam proses penulisan dan akan segera dipublikasikan kepada masyarakat luas.
Perubahan sikap ini didasarkan pada hasil kajian terbaru yang dilakukan Rismon dengan menggunakan metode digital forensik yang lebih mendalam.
Sebelumnya, publik mengenal pandangan kritis Rismon melalui dua buku kontroversialnya yang berjudul "Jokowi's White Paper" dan "Gibran End Game".
Dalam kedua buku tersebut, ia sempat melontarkan tudingan bahwa ijazah milik Jokowi dan Gibran adalah palsu.
Namun, setelah melakukan peninjauan ulang secara seksama selama beberapa bulan terakhir, Rismon secara terbuka membantah temuannya sendiri di masa lalu.
Kepastian mengenai perubahan sikap ini disampaikan langsung oleh Rismon Sianipar setelah dirinya melakukan pertemuan tertutup dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Istana Wakil Presiden, Jakarta, pada Jumat (13/3/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Rismon tidak hanya menyampaikan temuan teknis terbarunya, tetapi juga secara khusus menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada Gibran atas kekeliruan analisis yang ia publikasikan sebelumnya.
Baca Juga: Temui Gibran di Istana Wapres, Kini Rismon Sianipar Akui Ijazah Jokowi 100 Persen Asli
"Iya, asli. Karena apa? Dengan kajian saya, makanya saya bilang, 'truth hurts'. Kebenaran itu menyakitkan. Tetapi lebih menyakitkan lagi yang saya rasakan kalau saya tidak mengungkapkannya dan lebih jujur,” kata Rismon kepada awak media di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Jumat.
Rismon menjelaskan bahwa kesimpulan terbaru mengenai keaslian ijazah tersebut didapatkan setelah ia melakukan kajian intensif selama tiga bulan terakhir.
Dalam penelitian forensik terbaru ini, ia menemukan fakta-fakta fisik yang sebelumnya luput dari pengamatannya.
Salah satu bukti kuat yang ditemukan adalah keberadaan "watermarks" atau tanda air serta fitur "emboss" atau cetak timbul pada dokumen ijazah tersebut.
Fitur-fitur pengaman dokumen ini menunjukkan konsistensi yang tinggi ketika dibandingkan dengan foto ijazah yang diunggah oleh pihak lain, termasuk milik Dian Sandi Utama.
Lebih lanjut, Rismon memaparkan aspek teknis yang mendasari penemuan barunya tersebut. Ia mengakui bahwa pada penelitian terdahulu, terdapat variabel yang tidak lengkap, terutama berkaitan dengan rekonstruksi citra digital.
Berita Terkait
-
Temui Gibran di Istana Wapres, Kini Rismon Sianipar Akui Ijazah Jokowi 100 Persen Asli
-
Rismon Sianipar Tantang Roy Suryo Bedah Ijazah Jokowi, Temukan Bukti Forensik Stempel dan Emboss
-
Rismon Sianipar Mundur dari Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Kubu Roy Suryo Cium Aroma Kejanggalan
-
Bertemu di Istana Wapres, Gibran Rangkul dan Beri Hampers Lebaran Rismon Sianipar
-
Rismon Sianipar Minta Maaf Soal Ijazah Jokowi, Gibran: Ramadan Bulan Baik untuk Memaafkan
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Truk Kontainer Anjlok di Cilincing, Operasional Transjakarta Koridor 10 Terhambat
-
Prabowo Minta THR ASN Dibayar Tepat Waktu, Aplikator Bayar BHR Ojol Rp400 Ribu-Rp 1,6 Juta
-
Sidang Kabinet: Prabowo Minta Jajaran Beri Pelayanan Mudik Terbaik Hingga Diskon Tarif
-
Joget Gemoy Trump Disamakan dengan Kaisar Nero, Netizen: Di Sini Pemimpinnya Juga Suka Joget
-
Wakil Ketua Komisi XIII DPR Kutuk Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus, Desak Aparat Usut Tuntas
-
Temui Gibran di Istana Wapres, Kini Rismon Sianipar Akui Ijazah Jokowi 100 Persen Asli
-
Mengenal 'Pasukan Siluman' Unit NOPO, Sang Penjaga Nyawa Mojtaba Khamenei
-
Rp320 Juta vs Rp3 M! Drone Iran Bikin Pusing AS, Robot Anjing Polri Buat Netizen Geleng-geleng
-
Sebelum Sidang Kabinet, Prabowo dan Menteri-menteri Bayar Zakat di Istana Negara
-
Komisi XIII DPR: Percuma Ada Polisi Jika Tak Mampu Ungkap Motif Penyerang Andrie Yunus