Matamata - Puluhan mayat berserakan di Lapangan Merdeka di Kiev, Ukraina hari Kamis (20/2/2014). Polisi Ukraina menerjunkan penembak jitu untuk melumpuhkan para demonstran.
Bentrokan terjadi sejak Kamis (20/2/2014) pagi. Kelompok radikal yang berada di antara para demonstran-lah yang pertama melakukan gerakan. Mereka menyerang polisi dan mencoba menembus barikade yang dibuat di Lapangan Merdeka sejak hari Selasa (18/2/2014).
Untuk mengatasi aksi para demonstran, polisi Ukraina menerjunkan penembak jitu. Pasukan yang bertugas menghadang demonstran pun dibekali dengan peluru tajam.
Suasana di sekitar Lapangan Kiev pun menjadi layaknya seperti medan perang. Rentetan senapan otomatis terdengar di berbagai tempat. Kepulan asap terlihat di mana-mana. Dentuman ledakan granat membuat situasi kian mencekam.
Menurut keterangan Oleh Musiy, dokter yang merawat para demonstran oposisi, sudah ada 70 demonstran yang tewas sepanjang hari Kamis. Dengan bertambahnya korban, jumlah keseluruhan korban jiwa sejak hari Selasa mencapai 100 orang. Sementara itu, korban luka mencapai 562 orang. Dari pihak pasukan keamanan sendiri sudah ada 3 polisi yang tewas. (The Guardian)
Berita Terkait
-
Rudal Pertahanan Udara Ukraina Menipis, Zelenskyy Minta Sekutu Pasok Amunisi Pencegat
-
Rudal Jelajah Ukraina FP5 Flamingo Buka Peluang Serang Iran, Jarak Luncur Sampai 3000 Km
-
Suplai Rudal Patriot Kritis, Pertahanan Udara Ukraina Bobol Hingga Makan Korban Jiwa
-
Rusia - Ukraina Saling Tembak Drone dan Rudal, 14 Orang Tewas
-
Serangan Rudal Iran Terancam Melebar ke Laut Kaspia karena Ulah Ukraina Ini
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Alasan Dibalik Pemberhentian Sementara Direktur Niaga Garuda Indonesia
-
Dana Kekayaan Norwegia: Waspadai Saham AI!
-
Update Harga HP Lipat dari Berbagai Merek, Mana Paling Murah dan Worth It?
-
SeaBank Bukukan Laba Rp749,26 Miliar pada Semester I 2026, Apa Pendorongnya?
-
Perpres Ojol Ditargetkan Terbit Akhir Agustus atau Awal September
-
Museum Nasional Jadi Playground Kreator, AI dan Teknologi Buka Jalan Cuan dari Karya Digital
-
Pengamat Sebut 2029 Jadi Penentu Nasib Dinasti Politik Jokowi: Kalau PSI Gagal, Wassalam!
-
Pertamina Pastikan Pasokan BBM NTT Aman Usai Gempa, 11 Truk Tangki Dikirim via Kapal Feri
-
Ramalan Keberuntungan Shio Tikus 19 Agustus 2026, Ada Peluang Rezeki di Tengah Tantangan
-
7 Cara Mengatasi Kulit Wajah yang Makin Tipis dan Sensitif di Usia 40