Suara.com - Aksi militer Rusia di Ukraina berpotensi mengancam kedamaian di Eropa. Untuk itu, Rusia harus segera melakukan tindakan untuk meredakan ketegangan kedua negara. Hal ini diungkapkan Sekretaris Jenderal NATO, Anders Fogh Rasmussen di Brusel, Minggu (2/3/2014).
“Apa yang dilakukan Rusia sekarang melanggar piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Ini mengancam perdamaian dan keamanan di Eropa,” tuturnya di Brussel.
Sebelumnya Presiden Rusia, Vladimir Putin telah meminta restu parlemen Rusia untuk mengirimkan pasukan ke Ukraina, meski Obama telah memperingatinya untuk tidak melanggar kedaulatan Ukraina. Menyikapi langkah Putin ini, Ukraina telah menyatakan siaga perang.
Ia meminta Rusia untuk melakukan langkah yang dapat mengurangi ketegangan dengan Ukraina dan meminta pihak-pihak yang terlibat konflik mengambil langkah-langkah menuju perdamaian tanpa kekerasan. (Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Petaka Parkir di Bahu Jalan! Sigra 'Nangkring' di Pembatas Jalan Usai Dihantam Fortuner di Tangerang
-
Iran Berencana Kenakan Biaya untuk Kapal yang Melintas Selat Hormuz
-
Fasilitas Pipa Minyak Arab Saudi Pulih, Penyaluran Capai 7 Juta Barel Per Hari
-
Satpol PP Gandeng TNI-Polri Sikat Preman Tanah Abang, Pangkalan Bajaj Liar Ikut Ditertibkan
-
Vladimir Putin Siap Bersua Prabowo Subianto di Moskow, Isu Energi hingga Global Dibahas
-
Negosiasi dengan AS Gagal, Iran: Selat Hormuz Sepenuhnya di Tangan Kami!
-
Jelaskan Anggaran EO Capai Rp113,9 M, Kepala BGN: Mekanisme Sesuai Aturan dan Terbuka untuk Diawasi
-
Bukan Emas atau Berlian, Pemuda di Rembang Pinang Kekasih dengan Mahar Bibit Pohon Mangga!
-
Tak Hanya Tiket Pesawat, AHY Klaim Pemerintah Jaga Tarif Angkutan Darat dan Laut dari Dampak Perang
-
Tower Provider di Kembangan Roboh Timpa 2 Kontrakan, Polisi Dalami Unsur Pidana Kelalaian Kerja!