News / Nasional
Senin, 03 Maret 2014 | 14:27 WIB
Kebakaran hutan di Riau. (Antara)

Suara.com - Anggota Komisi IV DPR RI Firman Soebagyo mendesak pemerintah untuk memberi tindakan tegas kepada para pembakar hutan di Provinsi Riau.

Kebakaran hutan yang disebabkan oleh ulah orang tak bertanggung jawab itu, kata Firman, sudah banyak menimbulkan masalah bagi masyarakat sekitar, seperti penyakit pernapasan, gangguan jarak pandang, dan hambatan transportasi.

“Kebakaran hutan di Riau tidak pernah ada habisnya. Itu ulah orang-orang yang tidak tahu diri yang mau membuka lahan, tapi tidak memperhatikan lingkungannya. Pemerintah wajib menindak tegas para pelaku,” ujar Firman Soebagyo di Jakarta, Senin (3/3/2014).

Firman menambahkan kebakaran hutan juga berdampak negatif terhadap hubungan bilateral dengan negara-negara tetangga, seperti Singapura dan Malaysia.

Karena itu, kata Firman, pemerintah harus bertindak tegas kepada siapapun yang terlibat pembakaran hutan.

“Jadi jangan sampai menimbulkan permasalahan-permasalahan terus seperti ini. Padahal belum tentu pelakunya dari Indonesia, tapi Indonesia yang disalahkan karena sumber kebakarannya dari Indonesia," katanya.

Pemerintah Indonesia mengumumkan sepanjang tahun 2013 dan 2014 telah menindak 41 kasus terkait kebakaran hutan di Riau.

Sebanyak 25 tersangka sudah masuk ke proses pengadilan.

Perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam pembakaran tidak hanya berasal dari Indonesia, tapi juga Singapura dan Malaysia.

Load More