Suara.com - Krisis antara Ukraina dengan Rusia, membuat Amerika Serikat (AS) dan Inggris menarik tim Paralimpik yang sejatinya bakal tampil di Sochi, Rusia. Perhelatan yang akan digelar pada Jumat (7/3/2014) mendatang itu direncanakan menggelar lima cabang olahraga.
Juru Bicara Gedung Putih Caitlin Hayden mengatakan bahwa Presiden AS Barack Obama meminta maaf kepada para atlet atas keputusan ini.
"Obama meminta maaf kepada para atlet atas keputusan ini. Ia tetap mendukung para atlet dan meminta mereka tidak patah arangm" kata Hayden.
Seperti diketahui, krisis Ukraina semakin memanas karena agresi militer Rusia ke wilayah perbatasan kedua negara.
AS dan Inggris menjadi negara yang paling lantang mengecam agresi tersebut. Bahkan Obama dan Wakilnya Joe Biden, dalam dua hari terakhir, telah menelepon pemimpin Rusia, yakni Presiden Vladimir Putin dan Perdana Menteri Dmitry Medvedev, meminta agar agresi dibatalkan.
Nahas, sejauh ini upaya tersebut kandas. Dengan alasan melindungi warganya, Rusia bersikeras mendaratkan pasukannya ke wilayah Ukraina. (Reuters)
Berita Terkait
-
Dituding Pendukung Iran, Remaja Israel Anti Perang: Kami Lebih Takut Fasis dibanding Rudal
-
Israel Ancam Incar Nyawa Pimpinan Baru Iran, 18 Aset Militer AS di Timur Tengah Terpetakan
-
Rudal dan Drone Iran Bikin Donald Trump Ketar-ketir, Jarak Terbang di Luar Nalar
-
Balas Mulut Besar Trump, Iran Beri Respons Keras: Kami yang Akan Menentukan Akhir Perang Ini
-
Deretan Ayat Alquran yang Pernah Dikutip Vladimir Putin
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
Ratusan Prajurit Amerika Mulai Membelot, Muak dengan Pembantaian Siswi SD di Minab
-
Pemerintah Kawal Pemulangan Jemaah Umrah Indonesia yang Tertahan di Arab Saudi
-
Mulai Bahas Revisi UU Pemilu, Komisi II DPR Hadirkan Mahfud MD hingga Refly Harun ke Senayan
-
Rudal 'Kiamat' Iran Gempur Israel, Berat Hulu Ledak 1 Ton
-
The Economist Kritik Habis Trump: Perang Anda Melawan Iran Tak Akan Berhasil
-
Media Iran: Kemungkinan Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia
-
Analis: Perang Iran Tak Kunjung Usai, Siapa yang Paling Untung?
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Lautan Manusia Saksikan Sumpah Setia Mojtaba Khamenei Pemimpin Revolusi Islam Baru di Teheran
-
Adu Domba AS-Israel? Iran Bantah Rudal Mereka Serang Turki, Erdogan Buka Suara