Suara.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menegaskan petugas Badan SAR Nasional dan komunitas SAR harus terus meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan karena Indonesia merupakan negara yang memiliki potensi terjadinya bencana alam yang tinggi.
"Negeri kita indonesia kaya dengan sumber daya alam namun juga rawan bencana, karena itu kita harus siap, harus mampu hidup di negeri yang dikaruniai sumber daya alam tetapi di sisi lain, secara letak geografis rawan bencana," kata Presiden saat menjadi Inspektur Apel Kesiapsiagaan SAR di Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, dikutip dari Antara, Rabu (5/4/2014).
Presiden mengatakan dengan tugas SAR yang berat, maka setiap anggota Basarnas dan Komunitas SAR dituntut memiliki kesiapan fisik dan sarana serta mental yang baik.
"Tugas Basarnas adalah berat, penuh resiko, perlu keberanian dan keterampilan yang tinggi, semua harus bangga menjadi anggota Basarnas dan komunitas SAR, tidak semua mampu mengemban tugas SAR," kata Presiden.
Dalam kesempatan itu Presiden juga meresmikan dua kapal baru milik Basarnas.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Waduk di Dunia Diam-Diam Kehilangan Kapasitas Air: Sedimentasi Jadi Ancaman yang Sering Terabaikan
-
BEM UBK Ngaku Terima Uang, PSI Bela Gibran: Tak Mungkin Mas Wapres Main-main dengan Mahasiswa
-
Skandal Suap BEM UBK Usai Bertemu Gibran di Istana, Siapa Bermain?
-
2 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Tewas saat Latihan Militer, Ini Penyebabnya
-
Teriak 'Kaki Saya Patah' saat Jaga Demo di DPR, Ternyata Ini Diagnosis Medis AKBP Adri Desas
-
Kritik Pedas Mobilisasi Siswa Batam Demi Program MBG: Menyesatkan dan Tak Mendidik
-
Buntut Kasus Gus Yaqut, KPK Periksa Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief
-
Suap Ketua BEM UBK Coreng Wajah Gerakan Mahasiswa, Aktivisme Bayaran Jadi Penyakit Akut
-
Dini Hari Mencekam di Duren Sawit: Api Lahap Warung Kelontong, 18 Jiwa Nyaris Terpanggang
-
Anak Sekolah Rawan Terinjak di Demo Makan Gratis Batam: Siapa yang Harus Diseret ke Hukum?