Suara.com - Pihak Malaysia Airlines mengatakan pesawat Boeing B777-200 nomor penerbangan MH 370 yang dilaporkan hilang, terakhir kali melakukan kontak dengan menara pengawas sekitar pukul 02.30 waktu Kuala lumpur. Saat itu pesawat diketahui berada 120 mil laut arah timur laut dari Kota Bharu. Hingga kini pencarian terus dilakukan.
Sementara itu keluarga para penumpang pesawat Malaysia Airlines dengan nomor penerbangan MH 370, yang dilaporkan hilang mulai berdatangan ke Bandara Beijing. Seorang perempuan yang diduga keluarga salah seorang perempuan, menangis histeris di bandara.
Chang Ken Fei, seorang warga Negara Malaysia yang mengatakan belum mendapat keterangan mengenai nasib pesawat tersebut. Ia tiba di bandara Beijing pukul 07.00 waktu setempat. Semula ia menyangka pesawat datang terlambat seperti biasanya, tetapi setelah beberapa jam menunggu ia mulai curiga.
"Saat saya tanyakan apa yang terjadi, mereka hanya menjawab tidak tahu,” ujarnya.
Malaysia Airlines mengatakan telah menghubungi keluarga penumpang, dan mulai menyiapkan sejumlah fasilitas yang dibutuhkan bagi mereka untuk mencari informasi. “Kami berdoa yang terbaik untuk para penumpang dan awak pesawat yang ada di dalamnya,” demikian pernyataan resmi Malaysia Airlines.
Pesawat Boeing B777-200 milik Malaysia Airlines dengan nomor penerbangan MH 370 dilaporkan hilang saat dalam penerbangan dari Kuala Lumpur menuju Beijing, Cina, Sabtu (8/3/2014). Pesawat itu mengangkut 239 orang, terdiri dari 227 penumpang dan 12 awak pesawat. Pesawat itu hilang, sekitar dua jam setelah tinggal landas. (Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan
-
Sebut Indikasi Kecelakaan Kalideres Murni Musibah, Kadispenad Pastikan Pemeriksaan Tetap Dilakukan
-
Update Gempa M 7,6: Nyaris Seribu Gempa Susulan Guncang Maluku Utara
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
AS-Israel Gempur Wilayah Iran: 15 Orang Tewas, Pasukan IRGC Gugur dan Pilot F-15E Dicari
-
Spesifikasi Pesawat A-10 Thunderbolt II 'Warthog' Milik AS, Hancur Ditembak Iran
-
Gembira Dihampiri Kasatgas PRR, Asa Penyintas di Desa Sekumur Kembali Menyala
-
Polda Riau Bongkar Mafia Solar Subsidi di Pelalawan dan Inhil, Hak Rakyat Kecil Terselamatkan
-
Di momen Ramadhan, Jusuf Kalla mengadakan sejumlah pertemuan dengan beberapa pihak
-
Siasat Cegah Defisit, JK Sarankan Pemerintah Evaluasi Anggaran dan Kurangi Subsidi