Suara.com - Identitas salah satu penumpang yang menaiki pesawat Malaysia Airlines dengan paspor curian terungkap sudah. Dia adalah seorang lelaki berkebangsaan Iran berusia 19 tahun yang berusaha melakukan migrasi ke Jerman.
Menurut keterangan otoritas Malaysia dalam konferensi pers hari Selasa (11/3/2014) sore, kecil kemungkinan lelaki tersebut adalah anggota kelompok teroris.
"Kami yakin dia bukan anggota kelompok teroris manapun dan kami yakin dia ingin mencoba bermigrasi ke Jerman," kata kepala polisi nasional Malaysia, Khalid Abu Bakar.
Lelaki tersebut bernama Pouria Nour Mohammed Mahrdad. Otoritas Malaysia juga mengaku telah menghubungi ibu si lelaki yang ternyata mengharapkan kedatangannya di Frankfurt, Jerman.
Sebelumnya dikabarkan, seorang pengusaha Iran diduga menjadi orang yang memesankan tiket untuk dua penumpang Malaysia Airlines yang menggunakan paspor palsu. Aparat keamanan Thailand tengah memburu pengusaha Iran tersebut yang bernama Kazem Ali.
Sementara itu, hingga kini, pesawat MAS dengan nomor penerbangan MH370 tersebut belum ditemukan. Pesawat tersebut hilang kontak sejak Sabtu (8/3/2014) dini hari bersama 227 penumpang dan 12 kru di atasnya. (The Strait Times)
Berita Terkait
-
Minim Informasi, Karyawan Malaysia Airlines Disambit Botol
-
Brigade Martir Cina Klaim Bajak Pesawat Malaysia Airlines
-
Dukung Keluarga Penumpang Pesawat Malaysia Airlines, Warga Gelar Doa Bersama
-
Kekasih Sakit, Seorang Lelaki Batal Naik Pesawat Malaysia Airlines
-
Cina Pakai 10 Satelit Untuk Cari Pesawat Malaysia Airlines yang Hilang
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Rokok dan Miras Ilegal Senilai Rp20,18 M Disita, Negara Terancam Rugi Rp11,81 M
-
Fenomena Slow Dating: Saat Gen Z Tidak Lagi Terburu-buru Menjalin Hubungan
-
Buron ke Singapura, Ini Tampang Bos THM Planet Batam yang Jadi Buruan Bareskrim dan Interpol
-
Rp660 Juta Digelontorkan Untuk Bangun Huntap Bencana Aceh
-
Tak Perlu ke Toko, Begini Cara Menjajal Galaxy Z Series dari Smartphone
-
KPK Diam-diam Periksa Pejabat Unsoed dan Pihak Swasta di Banyumas
-
Setelah 13 Hari Ditutup, Wisata Bromo Kembali Dibuka untuk Pengunjung
-
Emiten WSKT Selesaikan Bangunan Gedung Siti Baroroh Baried FIB UGM Rampung yang Bernilai Rp131 M
-
Mendagri 5 Hari Hadir di NTT: Pemerintah Pusat Enggak Akan Tinggal Diam, Kita 'Keroyok' Semua!
-
AI Ubah Cara Konsumen Cari Brand, Bisnis Dituntut Makin Adaptif