Suara.com - Partai Golkar apresiasi langkah TNI yang sigap membantu proses pencarian pesawat MH 370 milik maskapai Malaysia Airlines. Golkar menilai, apa yang dilakukan TNI merupakan bentuk empati terhadap negara sahabat. Hal tersebut disampaikan anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Tantowi Yahya dalam siaran pers yang diterima suara.com, Rabu (12/3/2014).
“Memang sudah seharusnya Pemerintah Indonesia, khususnya TNI, membantu negara sahabat apalagi Malaysia sebagai bagian dari ASEAN," ujar Tantowi.
Tantowi juga menambahkan bahwa Golkar mendukung Pemerintah Indonesia sepenuhnya dalam melaksanakan kerjasama dengan negara lain, seperti memberikan bantuan ketika negara tersebut dilanda musibah.
“Kita masih ingat bagaimana tragedi Tsunami Aceh tahun 2004 silam, banyak negara sahabat membantu kita. Ini saatnya kita yang membantu. Tentunya kita berharap agar pesawat dan para penumpang dapat segera ditemukan," ujar Tantowi.
TNI mengirimkan 5 KRI milik TNI-AL dan 1 pesawat Boeing 737 Angkut Intai A-7303 Patroli Maritim milik TNI-AU untuk mencari pesawat MH 370 milik Malaysia Airlines. Namun hingga saat ini pesawat tersebut masih belum ditemukan.
Berita Terkait
-
Pesawat MAS Hilang, Media Diminta Tidak Buat Berita Berdasarkan Spekulasi
-
DJ Una Doakan Semua Penumpang Malaysia Airlines Selamat
-
Tragedi Malaysia Airlines: Anak dan Menantuku Harusnya Pulang Hari Ini
-
Cina dan Malaysia Bertemu Bahas Malaysia Airlines yang Hilang
-
Satelit Cina Temukan 3 Objek Asing di Lokasi Hilangnya Pesawat MAS
Terpopuler
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
- Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Gelombang Panas Laut Makin Sering Terjadi, Apa Dampaknya bagi Ekosistem dan Masyarakat Pesisir?
-
Gagal ke Final Piala AFF 2026, Singapura Tetap Bangga Bisa Pulangkan Timnas Indonesia
-
Senator Arya Wedakarna Serahkan Tongkat Ganesha, Tegaskan Bali di 2029 Dukung Perintah Jokowi
-
Batas Pengajuan Kompensasi Korban Terorisme Diperpanjang Jadi 10 Tahun
-
Sidang Korupsi Fadia Arafiq: Eks Ajudan Bongkar Titipan Uang OPD untuk THR dan Ribuan Parsel
-
Shin Tae-yong Disebut Keras, Hokky Caraka Ungkap Fakta soal Debat Taktik
-
The Magician's Nephew: Menelusuri Penciptaan dan Asal Mula Dunia Narnia
-
Tawuran di Bukit Duri Dipicu Anak SD Tertabrak, Sempat Bikin Perjalanan KRL Terganggu
-
Purbaya Batasi BBM Subsidi ke Desil 10, Klaim Bikin Hemat Anggaran 10 Persen
-
Jadi Saksi Praperadilan Febrie, Eks Dirdik Jampidsus: Dia Orang Jujur dan Manut Pimpinan