Suara.com - Keluarga penumpang Malaysia Airlines meminta media memberikan informasi yang tepat terkait hilangnya pesawat MH370 dengan rute penerbangan Kuala Lumpur-Beijing. Duta Besar Cina untuk Malaysia, Huang Huikang mengatakan, keluarga juga meminta media tidak menurunkan berita yang hanya berdasarkan spekulasi.
“Ini adalah harapan anggota keluarga dari penumpang Malaysia Airlines yang tiba di Malaysia,” kata Huikang.
Huikang mengatakan, Kedubes Cina di Malaysia memastikan akan memberikan informasi yang benar kepada keluarga penumpang Malaysia Airlines. Dia menambahkan, setelah menunggu selama lima hari, kondisi keluarga penumpang Malaysia Airlines masih stabil meski tetap emosional.
Pencarian pesawat Malaysia Airlines sudah memasuki hari kelima. Belum ada kepastian tentang nasib pesawat milik pemerintah Malaysia itu. Kemarin, sebuah satelit milik Cina berhasil menemukan tiga benda misterius di lokasi yang diduga kuat sebagai tempat hilangnya pesawat Malaysia Airlines pada Sabtu (8/3/2014) silam.
Badan Sains, Teknologi, dan Industri Pertahanan Nasional Cina mengumumkan bahwa salah satu satelitnya berhasil menangkap gambar tiga benda yang mengapung di sekitar lokasi hilangnya pesawat bernomor penerbangan MH370 itu. Ketiga benda itu diperkirakan berukuran 13 x 18 meter, 14 x 19 meter, dan 24 x 22 meter.
Foto-foto itu diabadikan oleh satelit Cina pada 9 Maret silam, tetapi baru diungkap ke publik pada Rabu malam (12/3/2014). Benda-benda yang diduga sebagai serpihan pesawat Boeing 777-200ER itu diduga berlokasi di kordinat 105,63 derajat bujur timur dan 6,7 derajat lintang utara. (Bernama)
Berita Terkait
-
Cina dan Malaysia Bertemu Bahas Malaysia Airlines yang Hilang
-
Satelit Cina Temukan 3 Objek Asing di Lokasi Hilangnya Pesawat MAS
-
Seorang Pelajar AS Ungkap Teori Penyebab Hilangnya Pesawat Malaysia Airlines
-
Nelayan Temukan Benda Mirip Perahu Penyelamat
-
Calon Penumpang Pesawat MAS yang Gagal Ikut Terbang Berkicau
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!
-
Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda
-
Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget
-
Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni
-
Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg
-
Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan
-
Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas
-
Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa
-
Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan
-
Tentara Amerika Mulai Protes Disuruh Hancurkan Iran, Tak Sudi Mati Demi Israel