Suara.com - Jumlah pendaki ke puncak Gunung Merapi pascahujan abu vulkanik menurun. Hal itu terlihat di pintu pendakian di Dukuh Plalangan, Lecoh Selo, Boyolali, Jawa Tengah.
Menurut koordinator posko SAR Barameru jalur pendakian Merapi, Samsuri, jumlah pendaki sepi atau hampir tidak ada pecinta alam yang melakukan pedakian ke puncak. Jumlah pendaki ke puncak Merapi pada malam hari libur atau Sabtu (8/3) mencapai sekitar 40 hingga 50 orang. Mereka datang dari berbagai daerah antara lain Yogyakarta, Solo, Semarang, dan Jawa Barat.
Bahkan, tambah Samsuri, ada 10 orang pendaki dari luar negeri melakukan pendakian pada Minggu (9/3) malam. Merapi saat terjadi embusan abu vulkanik di puncak, rombongan pendaki itu, posisi sedang tengah perjalanan turun.
"Pendaki dari warga asing itu, justru meminta kembali ke puncak untuk melihat langsung. Namun, warga yang menjadi penunjuk pendakian yang mendampingi turis itu, ketakutan mengajak mereka turun," kata Samsuri.
Samsuri menambahkan, pihaknya juga sudah mengimbau kepada pendaki sebelum melakukan pendakian tidak sampai ke puncak. Mereka posisinya hanya sampai di Pasar Bubar.
"Jarak Pasar Bubar dari Base Camp New Selo Plalangan, sekitar 2,5 kilometer. Jika Pasar Bubar menuju puncak jaraknya sekitar satu kilometer atau perjalanan sekitar satu jam," tegasnya.
Pihaknya juga mengimbau para pendaki tetap waspada menjaga keselamatan jiwa saat mendakian. Jika terjadi kabut tebal dengan jarak pandang kurang dari satu meter, pendaki diminta berhenti dan jangan berpencar dari temannya.
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan
-
Ridwan Kamil Siap-Siap, KPK Buka Peluang Panggil Lagi terkait Kasus Korupsi Bank BJB
-
Siswi Tertemper Kereta di Jurangmangu, 4 Perjalanan Commuter Line Terdampak
-
Dedi Mulyadi Ancam Tahan Bantuan Desa, Ini Penyebabnya!
-
Viral Pungli Wisata Air Panas Karo Berujung Blokade Jalan, 3 Orang Ditangkap
-
KPK Tahan 4 Tersangka Korupsi Dana Iklan Bank BJB, Kerugian Negara Rp223,6 Miliar