Suara.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Kepulauan Riau, menyiapkan 75 ribu lembar masker untuk warga bila kabut asap kebakaran hutan kembali menebal.
"Kami siapkan 50.000 sampai 75.000 masker untuk antisipasi debu asap, meskipun sudah ada hujan," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Chandra Rizal di Batam, Minggu (16/3/2014).
Chandra menambahkan, berdasarkan pantauan alat milik Balai Laboratorium Teknis Kesehatan, Kementerian Kesehatan pada Sabtu (15/3), Indeks Standar Pencemaran Udara di Batam menunjukan status sedang. Namun, memang lebih buruk dari pada biasa.
"Biasanya di bawah 50, saat dites 51," kata Chandra.
Sementara itu, meskipun hujan ringan mulai mengguyur Batam, namun Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Hang Nadim Batam tetap meminta seluruh masyarakat yang tinggal di daerah itu untuk berhati-hati.
"Diimbau agar mengantisipasi terjadinya kebakaran lahan di wilayah Kepri, akibat suhu udara yang tinggi, kurangnya hujan serta kecepatan angin yang kencang," kata Prakirawan BMKG Hang Nadim Batam, Agita Devi Pratiwi.
Suhu udara di Kepri diprakirakan mencapai 32 derajat Celcius dengan kecepatan angin hingga 42 km per jam. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
Terkini
-
Nadiem Makarim: Jadi Menteri Umur 35 Tanpa Pengalaman, Banyak yang Tersinggung
-
Balita Meninggal Usai Tindakan Sedasi di RSUD Prambanan, Keluarga Laporkan Dugaan Malapraktik
-
Viral 'Pulau Sampah' di Muara Angke: Bagaimana Berakhir di Sana dan Apa Bahaya Tersembunyinya?
-
Pledoi Nadiem Makarim: Di Swasta Jujur Dihargai, di Pemerintah Kelugasan Dianggap Sombong
-
Detak Jantung Matahari Tak Lagi Normal, Ilmuwan Khawatir Efeknya Membahayakan Bumi
-
Sorot Transparansi Biaya Lawatan Prabowo, CELIOS Ingatkan Risiko Penggunaan Kocek Pribadi
-
Florida Gugat Sam Altman dan OpenAI, ChatGPT Dituding Membahayakan Anak-anak
-
Hasto Kristiyanto: Pancasila Merupakan Gugatan terhadap Imperialisme dan Kolonialisme
-
Kiamat, Langit Siang Mendadak Gelap! Kesaksian Warga Saat Badai Pasir Raksasa Menerjang
-
Analis: Presiden Prabowo Kini Terhimpit di Antara PDIP dan Jokowi