Suara.com - Dua janda berinisial R dan F ditangkap petugas setelah mencuri baju di salah satu pusat perbelanjaan daerah Cilandak, Jakarta Selatan. Total harga baju yang mereka curi mencapai Rp5 juta.
"Mereka berpura-pura ingin beli pakaian dulu saat aksi," kata Kapolsek Cilandak, Komisaris Polisi Sungkono, Senin (17/3/2014).
Ceritanya begini. Setelah mengambil baju, tersangka membawanya ke kamar pas. Sesampai di dalam kamar, bukannya mencoba baju, mereka malah memasukkannya ke kantong plastik berlabel toko pakaian.
"Begitu keluar dari kamar pas, pegawai toko yang sudah curiga dengan tingkah laku tersangka, kemudian lapor petugas," kata Sungkono.
Tak lama kemudian, kedua perempuan tersebut ditangkap. Ketika digeledah, di kantong plastik yang mereka bawa ditemukan beberapa potong pakaian.
Kepada polisi, tersangka mengaku membuang alat sensor pada pakaian agar aksinya tak terdeteksi petugas.
"Kedua orang ini sudah saling mengenal satu sama lainnya. Mereka berteman. Mereka juga sama-sama sudah lama cerai dengan suami," ujar Sungkono.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua tersangka kini ditahan di Polsek Cilandak.
Tag
Berita Terkait
-
Tiga Puluh Tahun Hilang, Mobil Curian Kembali Dalam Kondisi Lebih Baik
-
Ambil 'Remote Control' di TKP, Maling 'Sound System' Tertangkap
-
Ambil 'Remote Control' di TKP, Maling 'Sound System' Tertangkap
-
Gunakan Starter Switch, Cara Paling Baru Curi Mobil
-
Pencuri Mobil Pengangkut Uang PT Kejar Ternyata Karyawan
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan
-
Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual
-
Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!
-
Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani
-
Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!
-
Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati
-
Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029
-
Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global
-
Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko
-
Sebut Prabowo-Gibran Beban Bangsa, Dosen UNJ Ubedilah Badrun Resmi Dipolisikan