Suara.com - Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie yang juga capres dari partai Golkar hari ini, Senin (17/3/2014), menghadiri kampanye terbuka di Pringsewu, Lampung. Sebelum kampanye Aburizal Bakrie menyatakan tidak khawatir terhadap tingkat elektabilitas Joko Widodo yang menurut sejumlah survei tinggi.
"Pak Jokowi teman baik dan adik saya. Saya kenal dengan beliau. Jadi biasa saja dalam persaingan ini," kata Aburizal atau ARB kepada pers di Pringsewu, Lampung.
Menurutnya, ia tidak merasa terganggu dengan adanya sejumlah survei yang menunjukkan Joko Widodo sebagai capres paling favorit. ARB menegaskan, segala kemungkinan bisa saja terjadi. Di sejumlah negara pengalaman menunjukkan, bahwa survei tertinggi belum tentu memberikan jaminan menjadi pemenang.
Dia mencontohkan dalam perebutan kursi presiden Amerika Serikat, capres (saat itu) Hillary Clinton menurut sejumlah survei unggul dibanding Barack Obama.
"Tapi 20 hari menjelang pemilihan presiden, Obama justru mengungguli Hillary untuk menjadi presiden Amerika Serikat," katanya.
Oleh sebab itu, lanjut ARB, dirinya biasa-biasa saja menghadapi Jokowi dan capres lainnya serta tidak memiliki strategi khusus. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional