Suara.com - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Jember, Jawa Timur kampanye dengan melakukan ziarah ke sejumlah makam kiai Nahdlatul Ulama (NU) di kabupaten setempat, Jumat (21/3/2014).
Sedikitnya 59 caleg PKB bersama pendukungnya berangkat menuju makam kiai sepuh NU, KH Muhammad Shiddiq di Jalan Gajahmada, Kecamatan Kaliwates, Jember.
"Ziarah ke makam kiai NU merupakan kegiatan kampanye religi yang bertujuan menguatkan spiritual caleg, pengurus dan pendukung PKB Jember," kata Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Jember, Miftahul Ulum.
Miftahul Ulum menambahkan, setelah melakukan doa bersama, para caleg PKB ini disumpah di depan makam kiai sepuh NU Jember, agar mereka dapat melaksanakan tugasnya sebagai wakil rakyat dengan baik.
"Mereka dibaiat dan bersumpah untuk menjadi legislator yang jujur, berani dan amanah, apabila terpilih nanti sebagai wakil rakyat," ucap Miftahul .
Menurut dia, kampanye dengan melakukan ziarah ke makam kiai NU itu sengaja tanpa penggalangan dukungan seperti kampanye biasa. Namun jumlah pesertanya cukup banyak karena upaya penggalangan dukungan sudah dilakukan sejak awal masa kampanye.
"Allah Yang Maha Kuasa menyaksikan dan mengikat baiat ini, serta akan menghukum mereka yang melanggar," kata Imam Kharomain, Rois Syuriah PCNU Jember saat melakukan baiat.
Setelah dari makam Mbah Shiddiq, rombongan caleg PKB dan para pendukungnya melanjutkan ziarah ke makam almarhum KH Umar di Kecamatan Sukowono, kemudian mereka bertemu dan meminta restu kiai sepuh NU yang juga pengasuh Pondok Pesantren Raudlatul Ulum, KH Chotib Umar. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
Terkini
-
Meski Mudik 2026 Lebih Lancar, DPR Masih Temukan Masalah di Pelabuhan dan Rest Area Tol
-
Dubes Arab Saudi Temui Megawati, Minta Peran Aktif untuk Perdamaian Timur Tengah
-
Usulan BNN Soal Larangan Vape, DPR: Kalau Memang Ada Risetnya, Itu Bagus
-
Pimpin Revitalisasi Kawasan, Rano Karno Bakal Berkantor di Kota Tua
-
TAUD Ungkap Ada 16 Terduga Pelaku Sipil di Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
Sekutu AS Kecam Israel, Desak Gencatan Senjata dengan Iran juga Berlaku di Lebanon
-
Pramono Anung Sebut Aduan Warga ke JAKI Tidak Turun Usai Skandal Foto AI, Tapi Tak Boleh Terulang
-
Aktivis: Dasco Sering Hadiri Diskusi Informal Lintas Spektrum Politik Demi Serap Kritik
-
Siswi SMP Kalideres Diduga Jadi Korban Pelecehan saat Pulang Sekolah, Ini Hasil Temuan Polisi
-
Hasil Dialog Pandji Pragiwaksono Soal Kasus Mens Rea, Diminta Tobat dan Berakhir Sejuk