Suara.com - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri hadir dan berorasi pada kampanye akbar perdana PDI Perjuangan di lapangan Gelora Pancasila, Surabaya, Senin (17/3/2014). Ia menegaskan memberikan mandat kepada Joko Widodo (Jokowi) karena memiliki tenaga seperti banteng yang memiliki kekuatan besar.
"Jokowi meskipun fisiknya kerempeng, tapi dia memiliki tenaga besar seperti banteng," kata Megawati.
Megawati juga menegaskan, masyarakat berharap agar PDI Perjuangan mengusung Jokowi sebagai calon presiden menghadapi pemilu presiden 2014.
"Sekarang sudah saya memberikan apa yang diharapkan masyarakat. Saya sudah menetapkan Jokowi sebagai calon presiden," imbuh Megawati.
Presiden kelima Republik Indonesia itu kemudian bertanya, "Siapakah yang akan saudara-saudara pilih sebagai?".
Massa serentak menjawab, "Jokowi!".
Megawati kemudian menjelaskan, kalau saudara-saudara berjanji ingin memilih Jokowi, agar hadir di tempat tempat pemungutan suara (TPS) dan memilih pilihannya, pada 9 April mendatang. Putri proklamator ini juga mengingatkan masyarakat agar menjaga perolehan suara di TPS-TPS dari kemungkinan praktik kecurangan maupun tindakan intimidasi dari pihak tertentu.
Pada kesempatan itu, Megawati juga mengingatkan agar masyarakat tidak terpancing oleh praktik politk uang yang akan merusak harga diri masyarakat dan tatanan demokrasi.
"Kalau saudara-saudara terpancing politik uang, saudara sudah menggadaikan harga diri dengan uang yang tidak seberapa," katanya.
Menurut Megawati, Indonesia sudah 11 kali menyelenggarakan pemilu legislatif sejak 1955, hendaknya menjadi pembelajaran berharga bagi masyarakat. Apalagi, lanjut Mega, setelah era reformasi praktik politik uang yang membeli hak pilih rakyat semakin vulgar, tapi kondisi rakyat tetap tidak berubah. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
Terkini
-
Jelang Vonis Korupsi Pertamina, Ketua Hakim Beri Peringatan Keras: Jangan Coba-coba Pengaruhi Kami!
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Kerry Adrianto Merasa Dijebak dalam Kasus Korupsi Pertamina
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
-
Unik, Aksi Massa di Mapolda DIY Bergerak Organik Tanpa Orasi dan Tuntutan Tertulis
-
Aksi di Mapolda DIY: Massa Kecam Kekerasan Aparat yang Tewaskan Bocah di Maluku
-
Terkuak! Bukan Polisi, Pelaku Penganiaya Pegawai SPBU di Cipinang Ternyata Wiraswasta
-
Rekaman CCTV Ungkap Kronologi Kecelakaan Transjakarta dan Ojol di Gunung Sahari
-
Cak Imin Desak Pekerja Migran Harus Punya Ijazah Minimal SMA, Ternyata Ini Alasannya?
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Ramadan! DPRD Desak Pemprov DKI Tambah Kuota dan Atasi Sengkarut Distribusi Pangan Subsidi