Suara.com - Meski belum jelas apakah Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad bakal menerima pinangan dari Prabowo sebagai calon wakil presiden, namun sudah muncul suara yang mengusulkan agar Samad mundur jika sudah pasti memilih menjadi cawapres.
Juru Bicara KPK Johan Budi menyampaikan mundurnya Samad dibutuhkan agar lemaba anti rasuah itu tetap steril dari berbagai kepentingan.
"Lembaga ini harus steril. Bahwa pimpinan KPK anggota parpol tidak boleh, apalagi punya afiliasi," ucap Johan Budi di KPK, Jakarta, Jumat (21/3/2014).
Johan juga menegaskan, KPK secara institusi juga tidak akan menghambat hak politik seseorang yang hendak maju menjadi cawapres. Tapi yang terpenting kinerja lembaga yang menjadi tumpuan pemberantasan korupsi itu tidak terganggu.
Samad disebut-sebut sebagai sebagai calon yang tepat untuk mendampingi capres Partai Gerindra Prabowo Subianto. Nama Samad dimunculkan oleh Fungsionaris Gerindra Fadli Zon, yang juga tangan kanan Prabowo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat