Suara.com - Sebanyak 52 kendaraan di Jakarta yang ikut kampanye hari ini, Minggu (23/3/2014), ditilang polisi. Dari 52 pelanggaran ini, 29 pelanggar merupakan simpatisan Partai Gerindra.
"Gerindra ada 29, ditilang di Gunung Sahari, Jalan S Parman, Semanggi Atas, Asia Afrika Senayan dan Ampera Raya," kata Kepala Sub Direktorat Lalu Lintas Pembinaan dan Penegakan Hukum (Kasub Dit Lantas Bin Gakum) Polda Metro Jaya AKBP Hindarsono, lewat pesan singkatnya.
Selain Gerindra, juga ada 19 simpatisan Partai Demokrat yang ditilang di GOR Ciracas Jalan Raya Bogor, Jakarta Timur. Lalu 4 pelanggar lainnya merupakan simpatisan Partai Nasdem yang ditilang di Jalan Lenteng Agung, Jakarta Selatan dan Kampung Makasar, Jakarta Timur.
Dari 52 perkara tilang ini, satu motor diamankan, sedangkan 10 lainnya hanya ditegur. Sementara, yang ditilang SIM-nya ada 12 pelanggar dan ditilang STNK-nya ada 39 pelanggar.
Hindarsono menambahkan, kebanyakan pelanggaran lalu lintas yang ditilang ini adalah tidak menggunakan helm.
"Jumlah tilang 52, tidak menggunakan helm 47 kendaraan, 4 kelebihan muatan dan satu lagi tanpa surat-surat," katanya.
Terhitung dari 16 Maret hingga hari ini, lanjut Hindarson, total pelanggaran lalu lintas simpatisan partai peserta pemilu mencapai 185 kali. Berdasarkan jenis kendaraannya, 179 tilang merupakan sepeda motor, 3 tilang merupakan angkutan kota dan tiga lainnya merupakan mobil bak terbuka.
Sedangkan berdasarkan partainya, simpatisan PKPI tercatat 43 kali pelanggaran, lalu simpatisan Partai Gerindra 40 kali pelanggaran, simpatisan Partai Golkar 28 kali, simpatisan Partai Demokrat 24 kali, simpatisan PDI Perjuangan 20 kali, simpatisan PKB 14 kali, simpatisan PPP 9 kali, sipmatisan PAN 2 kali, simpatisan Partai Nasdem 4 kali, dan simpatisan PKS 1 kali pelanggaran.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
Terkini
-
Resmikan Taman Bendera Pusaka, Pramono Anung Janjikan RTH Jakarta Akan Bening Seperti di Korea
-
Anies Baswedan Tulis Surat Menyentuh untuk Aktivis KontraS Korban Penyiraman Air Keras
-
Jelang Idulfitri, KPK Ingatkan ASN Tolak Gratifikasi dan Dilarang Mudik Pakai Mobil Dinas
-
Bantargebang Sudah Sesak, DPRD DKI Minta Pasar Jaya Percepat Pengolahan Sampah Mandiri
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta dalam OTT Bupati Cilacap
-
Dubes Iran dan Anak-anak Indonesia Gelar Doa, Kenang 175 Siswi SD Minab yang Dibom Israel-AS
-
Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
-
Pemerintah Kecam Kasus Kekerasan terhadap Andrie Yunus, Tegaskan Kasus Harus Diusut Tuntas
-
Indonesia Enggan Dukung Resolusi DK PBB yang Kurang Berimbang pada Iran