Suara.com - Salah satu calon presiden dari Partai Kebangkitan Bangsa Mahfud MD memastikan tidak ada deal politik antara Mustofa Bisri (Gus Mus) dan capres PDI Perjuangan Joko Widodo (Jokowi) ketika bertemu beberapa waktu lalu di Rembang, Jawa Tengah.
"Kita tahu Gus Mus itu orang yang sangat arif, meskipun saya tidak tahu apa yang dibicarakan (oleh Gus Mus dan Jokowi), tapi saya yakin 100 persen tidak ada deal politik apapun," katanya di Semarang, Minggu (24/3/2014).
Hal tersebut disampaikan Mahfud MD usai acara pengukuhan pengurus wilayah Asosiasi Bina Haji dan Umroh Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Tengah dan sarasehan kebangsaan di kantor PWNU Jateng Jalan Dr. Cipto Semarang.
Mahfud mengatakan Gus Mus selalu menerima dan memberikan nasihat setiap menerima tamu, baik itu Jokowi, Prabowo, atau Aburizal.
"Saya tahu integritas Gus Mus dan Gus Mus selalu mengatakan bahwa politik itu bukan wilayah saya sehingga tidak ada kekhawatiran apapun terhadap pertemuan Jokowi dengan sesepuh PKB itu," ujar mantan Ketua Mahkamah Konstitusi.
Terkait dengan wacana capres dan cawapres, Mahfud menjelaskan bahwa PKS mau menawarkan Mahfud dan Rhoma Irama menjadi calon wakil presiden.
"Itu memang bagian dari alternatif-alternatif yang perlu dipertimbangkan karena kenyataannya Jokowi sudah menjadi capres resmi PDI Perjuangan dan surveinya berada di posisi tertinggi disusul capres dari Partai Gerindra Prabowo," katanya.
Kendati demikian, kata dia, semuanya masih bergantung pada hasil Pemilu Legislatif 9 April 2014 yang akan menentukan posisi dan komposisi sebagai alternatif yang akan dipasangkan dengan Jokowi. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Bak Bumi dan Langit! Sepanjang 2025, Kasus Korupsi di Singapura Hanya 68, Indonesia 439
-
Terkejut Dengar Kabar Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran Rumah, Habiburokhman: Beliau Sahabat Saya
-
Sama-sama di KPK, Gus Yaqut Kirim Salam untuk Mensos Gus Ipul Sebelum Kembali ke Rutan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Anggota DPR Minta Hukuman Maksimal untuk Pengasuh Ponpes Pati Tersangka Pencabulan Santriwati
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
Gus Ipul Sambangi KPK, Minta Pengawasan Pengadaan Barang Kemensos agar Bebas Korupsi
-
Kebakaran Rumah di Tanjung Barat, Satu Orang Meninggal Dunia: Diketahui Anggota BPK
-
Ahli: Virus Hanta di Kapal MV Hondius Tidak Berisiko Menjadi Pandemi Baru Seperti Wabah COVID-19
-
Tersangka Kasus Pencabulan di Pati Ditangkap, Menteri PPPA: Tak Bisa Diselesaikan Damai!