Suara.com - Kepolisian Resor Kota Denpasar akan meningkatkan razia minuman keras (Miras) dan petasan menjelang Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1936 yang jatuh pada Senin (31/3/2014).
"Kami intensif melakukan razia miras dalam Operasi Cipta Kondisi," kata Kepala Sub-Bagian Hubungan Masyarakat Polresta Denpasar Ajun Komisaris Ida Bagus Made Sarjana, Selasa (25/3/2014).
Menurut dia, personel dikerahkan untuk melaksanakan operasi tersebut guna mencegah peredaran minuman keras dan petasan.
Pelaksanaan Operasi Cipta Kondisi itu juga dilaksanakan berbarengan dengan pengamanan kampanye Pemilu Legislatif.
"Personel polisi baik yang terlibat maupun tidak bertugas tetap melakukan pengawasan dan melakukan operasi untuk mencegah gangguan keamanan," ujarnya.
Untuk melaksanakan operasi itu, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pihak terkait di antaranya Majelis Utama Desa Pakraman (MUDP) dan Satuan Polisi Pamong Praja Kota Denpasar, katanya.
Sementara itu, untuk pengamanan Nyepi sendiri, Polresta Denpasar mengerahkan sebanyak 1.591 polisi. Pengamanan mulai saat ritual "Melasti" atau penyucian benda-benda sakral ke sejumlah pantai di Denpasar, upacara "Tawur Kesanga", "Pengerupukan" atau sehari menjelang Nyepi saat ogoh-ogoh diarak hingga Nyepi. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
WNA Ribut dan Diseret di Terminal 3 Soetta! Polisi Sampai Panggil Penerjemah Mandarin untuk Mediasi
-
Bau Orba di Balik Polemik Surat Demo BEM UI, Polisi Sengaja Bungkam Kritik?
-
KPK Jadwalkan Pemeriksaan Saksi Kasus Fadia Arafiq, Pemkab Pekalongan Tegaskan Tak Ada Pengondisian
-
Tarif Transjabodetabek Mau Naik, Bos TJ Tetap Pertimbangkan Kantong Warga
-
NHM Raih Penghargaan PROPER Biru, Cerminan Kinerja Pengelolaan Lingkungan yang Taat
-
Judi Berkedok Permainan Anak Timezone Dibongkar di Jakarta, DPR Minta Bandar Dikejar
-
Ada Perbaikan Videotron, Jalur Cepat Semanggi Ditutup Lima Malam
-
KPK Dalami Dugaan Suap Rp21 Miliar Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama
-
Datang ke Jakarta Fair Bisa Sekalian Bayar Pajak Kendaraan, Begini Caranya
-
Jangan Tergiur SIM Instan! Korlantas: Hanya Polri Institusi Sah Terbitkan Izin Mengemudi