Suara.com - Dua kapal pencari pesawat Malaysia Airlines, satu milik pemerintah Cina dan satu lagi kapal Australia, hari ini dikabarkan telah melakukan operasi pengangkatan serpihan MAS MH370 di Samudera Hindia.
Jika benar, ini menjadi operasi pertama pengambilan serpihan MAS MH370 sejak pesawat tersebut dinyatakan hilang tiga pekan silam. Dua kapal milik Cina dan Australia, hari ini dikabarkan melakukan operasi pengambilan serpihan tersebut.
Namun, tim pencari Australia yang menyusur perairan Samudera Hindia bagian Selatan, tepatnya sekitar 1,150 mil dari pantai Perth, menyatakan belum satupun serpihan pesawat yang berhasil diangkat.
Sebelumnya, pesawat Cina yang terjun dalam misi pencarian MAS MH370 diberitakan melihat tiga benda yang mirip dengan serpihan pesawat yang hilang di zona pencarian 700 mil Timur Laut, atau 1,150 mil dari garis pantai kota Perth. (Dailymail)
Berita Terkait
-
Ini Tiga Permintaan Keluarga Penumpang MH370 kepada Pemerintah Malaysia
-
Radius Pencarian MH370 Diperluas
-
Malaysia Lihat Kemungkinan Cari MH370 Meski Lewat 30 Hari
-
Kesal Pencarian MH370 Tidak Transparan, Artis Cina Ajak Boikot Produk Malaysia
-
Pesawat Selandia Baru Lihat Benda Mengapung di Lokasi Pencarian MH370
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
-
H-135 Kick Off Piala Dunia 2026, Dua Negara Ini Harus Tempuh Perjalanan 15.000 KM
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Paling Murah, Cocok buat Gaming dan Multitasking
Terkini
-
Mendagri Fokuskan Pengendalian Komoditas Pangan untuk Jaga Inflasi
-
MAKI Desak KPK Naikkan Status Dugaan Rekening Gendut Istri Pejabat Kemenag Agar Bisa Diblokir
-
Pelanggaran Disiplin ASN, Kementan: Penanganan Indah Megahwati Mengacu pada Peraturan yang Berlaku
-
Sesar Opak Picu Gempa M 4,5 di Bantul, BMKG Catat Puluhan Gempa Susulan
-
Sidang Paripurna, DPR Sepakat Polri Berada di Bawah Presiden
-
Sosok Arief 'Anak Kali' yang Menaruh Asa di Ciliwung Lewat Konten Ikan Sapu-Sapu
-
Ahok Respons Kasus Kerry Riza: Tidak Ada Oplosan, Tuduhan Korupsi Rp285 T Itungan Dari Mana?
-
Rusdi Masse Mundur, NasDem Siapkan Pengganti Pimpinan Komisi III dan Tunjuk Ketua DPW Baru
-
Waspada Siomay Campuran Ikan Sapu-Sapu, Dinas KPKP DKI Ingatkan Bahaya Logam Berat yang Mengintai
-
Viral Guru SD 30 Tahun Mengabdi Dilaporkan ke Polisi Usai Menegur Murid, Keluarga Minta Dukungan