Suara.com - Warga Indonesia di Hongkong hari ini menggunakan hak pilihnya pada Pemilu Legislatif 2014, Minggu (30/3/2014). Mereka datang ke TPS sekitar pukul 07.00 waktu setempat, meskipun panitia pemilihan baru memulai pencoblosan pukul 09.00.
Hingga pukul 11.00 waktu setempat antrean masih mengular di Victoria Park, taman yang biasa dimanfaatkan warga Indonesia berkumpul. Tempat ini berupa taman dengan tanah lapang yang cukup luas yang dikelilingi gedung bertingkat.
"Alhamdulillah animonya menggembirakan," kata Ketua KPP PLN Hongkong Arief Wahyudi.
Sementara itu, Konjen Indonesia di Hong Kong Chalif Akbar menyatakan, pencoblosan dilaksanakan berbarengan dengan di Makau. Pencoblosan diikuti sekitar 102 ribu pemilih. Dari jumlah itu sekitar 4.800 memilih via pos.
Chalif juga menilai pencoblosan secara umum berjalan lancar meskipun ada yang merasa belum menerima panggilan tapi akhirnya bisa menggunakan Kartu Tanda Penduduk.
Arief Wahyudi menambahkan, kegiatan pencoblosan di ruang publik seperti dilaksanakan kali ini merupakan yang pertama kali. Masyarakat Indonesia di Hongkong yang belum mencoblos masih diberi kesempatan hingga 9 April 2014.
"Hasil pencoblosan juga akan kita hitung tanggal itu (9 April 2014)," katanya.
Untuk melaksanakan pencoblosan KPP PLN Hongkong didukung sebanyak 105 personel dan para relawan.
Hari ini WNI melakukan pencoblosan di sejumlah Negara seperti di Beijing (China), Hong Kong, Brasil, Kopenhagen, Santiago (Chili), dan Shanghai. Mereka memilih Caleg dari dapil 2 DKI Jakarta meliputi Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, dan luar negeri. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Bukan Sekadar Simpan Pinjam, Kelompok ASKA Jadi Benteng Sosial Istri Nelayan dari Jeratan Utang
-
Selat Hormuz Bisa Dibuka Sebelum Pertemuan AS dan Iran di Pakistan
-
1,2 Juta Warga Lebanon Jadi Korban Serangan Membabi Buta Israel
-
Investasi untuk Anak Cucu Lewat Mangrove, Cara Warga Pesisir Lombok Timur Cegah Banjir Rob
-
Siapa Sadiq al-Nabulsi? Tokoh Islam Terpandang Lebanon Tewas dalam Serangan Israel
-
Kapan TNI Ditarik dari Pasukan Perdamaian PBB di UNIFIL?
-
Trump Klaim Menang Telak di Iran Saat Gencatan Senjata Mulai Berlaku Bagi Militer Amerika Serikat
-
China Veto Resolusi Selat Hormuz Karena Ogah Legalkan Aksi Militer Ilegal AS dan Israel
-
Wamen PPPA Soroti Lingkaran Setan Kemiskinan Akibat 'Banyak Anak Banyak Rezeki'
-
Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran dan AS