Suara.com - Desi Aryani, pelaku penculikan bayi di Rumah Sakit Umum Pemerintah Hasan Sadikin Bandung, Jawa Barat, menjalani operasi di Ruang Bedah Central Lantai III rumah sakit tersebut, Kamis (3/4/2014). Tersangka menjalani operasi patah tulang karena melompat dari jalan layang.
"Yang bersangkutan menjalani operasi karena mengalami patah tulang cukup banyak pada tempat tertentu di tubuhnya," kata Direktur Utama RSUP Hasan Sadikin Bandung Bayu Wahyudi, Kamis (3/4/2014).
Tersangka menjalani perawat di RSUP Hasan Sadikin Bandung karena nekat meloncat dari Jalan Layang Pasupati karena terlibat penculikan bayi saat ketahuan menculik bayi oleh polisi.
Menurut dia, operasi untuk pelaku akan dilakukan secara bertahap. Tim dokter, kata Bayu, saat ini memfokuskan untuk melakukan operasi bagian lengan pelaku yang mengalami patah tulang cukup banyak.
"Saat ini yang dioperasi bagian lengan dulu. Kami harapkan jangan sampai ada kecacatan pada pasien," katanya.
Apabila operasi tidak dilakukan, lanjut Bayu, maka lengan pelaku dikhawatirkan infeksi dan mengakibatkan hal negatif yang tidak diinginkan.
"Jadi setelah dioperasi, silahkan saja untuk dilakukan tindakan penyidikan," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
JK Pertimbangkan Lapor Balik Pelapor Kasus Dugaan Penistaan Agama: Mereka Memfitnah Saya!
-
JK Klarifikasi Pernyataan Soal Poso-Ambon: Saya Bicara Realita Sosiologis, Bukan Dogma Agama
-
10 Fakta Ilmuwan Nuklir AS yang Tewas Misterius: Raib saat Mendaki hingga Konspirasi UFO
-
Menggugat Algoritma, Prof Harris Arthur: Hukum Harus Lampaui Dogmatisme Klasik
-
Dipolisikan karena Tuduhan Penistaan Agama, JK: Ceramah di UGM Adalah Tentang Perdamaian
-
Tepis Tudingan Penistaan Agama, JK Putar Video Konflik Poso dan Maluku: Itu Sejarah Kekejaman
-
Kontraktor Nuklir AS Hilang Tanpa Jejak, Publik Tuding Negara Pelakunya
-
Konsisten Bela Palestina lewat Parlemen, Jazuli Juwaini Diganjar KWP Award 2026
-
Misteri Tewasnya 11 Ilmuwan Nuklir AS, Trump Berharap Kebetulan, FBI Bongkar Fakta Ini
-
Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Israel-Lebanon, Kemlu: Semua Pihak Harus Menahan Diri