Suara.com - Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto, disambut oleh keluarga Wilfrida dan beberapa dari Organisasi Ketenagakerjaan saat tiba di Bandara Halim Perdana Kusuma.
Begitu keluar dari pintu kedatangan Bandara, ucapan terima kasih untuk Prabowo terdengar riuh. Lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan oleh puluhan orang. Beberapa orang bahkan tampak mengelu-elukan Prabowo Capres 21014 ini sembari membawa poster dan piagam penghargaan.
"Kami sangat mendukung sekali apa yang dilakukan oleh Pak Prabowo. Beliau satu visi misi dengan kita, sangat respek sekali," jelas Dadi Hariadi selaku Sekjen ASTAKIRA, di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Senin, (7/4/2014).
Selain tindakan riil mendampingi persidangan Wilfrida, TKW asal Belu, Nusa Tenggara, yang diancam hukuman mati oleh Pengadilan Kota Baru, Malaysia, masyarakat butuh peran serta pemerintah untuk melindungi buruh migran di luar negeri.
"Semoga ini berkelanjutan. Tentang tenaga kerja yang bermasalah, untuk membenahi dan ketegasan merubah sistem yang dahulu," tutupnya.
Dibeirtakan sebelumnya, Senin (7/4/2012) malam sekitar pukul 20.00, Prabowo tiba di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur. Sebelumnya, di masa tenang kampanye, Prabowo terbang ke Kelantan Malaysia untuk mendampingi persidangan Wilfrida Soik, Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang divonis pidana mati.
"Terima kasih telah menyambut kehadiran saya kembali pada malam ini. Alhamdulillah, saya bawa berita baik. Majelis Tinggi Kota Baru Kelantan Malaysia menyatakan vonis bebas terhadap kasus Wilfrida. Alhamdulillah bebas," kata Prabowo Subianto di Premiair Lounge Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, (7/4/2014).
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Bos Blueray Cargo Dituntut 3 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Pejabat Bea Cukai
-
Polda Metro Jaya Tegaskan Penanganan Kasus Roy SuryoDokter Tifa Sesuai Prosedur KUHAP
-
Ancaman Donald Trump Dibalas, Iran Siapkan Angkatan Bersenjata di Garis Depan
-
Pengamat Sebut Masa Depan Politik Gibran Sangat Bergantung pada Pengaruh Jokowi
-
Pemadaman Listrik Berakhir! PLN Umumkan Pasokan Mulai Stabil
-
Polisi Siagakan 3.761 Personel Gabungan untuk Amankan Aksi di Monas dan Gedung DPR
-
Richard Muljadi Ditangkap Kasus Apa? Cucu Konglomerat Buronan Kejaksaan Terancam 8 Tahun di Bui
-
Aduh! Perdamaian AS - Iran Terancam Beratakan karena Ancaman Donald Trump
-
Jakarta HUT ke-499, Gubernur Soroti Masalah Sampah di Tengah Perayaan di Monas
-
Mantan Presiden Timor Leste Francisco Guterres Meninggal Dunia Setelah Jalani Perawatan Intensif