Suara.com - Prabowo Subianto, kandidat Presiden dari Partai Gerindra Senin (7/4/2012) malam sekitar pukul 20.00, tiba di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur. Sebelumnya, di masa tenang kampanye, Prabowo terbang ke Kelantan Malaysia untuk mendampingi persidangan Wilfrida Soik, Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang divonis pidana mati.
"Terima kasih telah menyambut kehadiran saya kembali pada malam ini. Alhamdulillah, saya bawa berita baik. Majelis Tinggi Kota Baru Kelantan Malaysia menyatakan vonis bebas terhadap kasus Wilfrida. Alhamdulillah bebas," kata Prabowo Subianto di Premiair Lounge Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, (7/4/2014).
Dalam keterangan persnya, Prabowo mengatakan Wilfrida dinyatakan tidak bersalah karena pada saat kejadian dia dalam keadaan tidak waras sementara.
"Menurut psikiatri, Wilfrida mengidap Acute and Transient Psychotic Disorder (ATPD). Hal ini dinyatakan oleh psikiater dari rumah sakit Malaysia yang ditunjuk Mahkamah Tinggi Kota Baru atas permintaan tim pembela kita," tambahnya.
Prabowo menambahkan, pembebasan juga merujuk fakta terkait usia Wilfrida yang saat kejadian masih berada di bawah umur. Saat itu, Wilfrida belum genap berusia 17 tahun. Pihak Pengadilan Kota Baru sebelumnya tidak mempertimbangkan hal tersebut.
Sebelumnya, Wilfrida didakwa hukuman mati oleh Pengadilan Kota Baru atas tuduhan pembunuhan terhadap majikannya pada 7 Desember 2010 lalu.
Keberangkatan Prabowo ke Malaysia sendiri atas wasiat dari orangtua Wilfrida yang menitipkan nasib anaknya sebelum meninggal dunia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Alasan Hizbullah Boikot Pertemuan Diplomatik Lebanon-Israel di Washington
-
Kasus Wanita Linglung Dilepas Polisi, Propam Turun Tangan Periksa Anggota Polsek Pasar Minggu
-
Makassar Ubah Sampah Jadi Listrik, Bisa Jadi Solusi Krisis Sampah?
-
Asal Bapak Senang! Pete Hegseth Dituding Sesatkan Donald Trump soal Perang Iran
-
Baru Bertemu Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Perang AS Pete Hegseth Dihantam Isu Diskriminasi
-
Blokade Selat Hormuz Oleh Amerika Serikat Picu Protes China, Dinilai Memperburuk Krisis Timur Tengah
-
Italia Tangguhkan Perjanjian Pertahanan dengan Israel, Ini Penyebabnya
-
BPKP Bongkar Borok Proyek Chromebook: Negara Rugi Rp2,1 Triliun, Ini Rinciannya
-
36 Jam Blokade AS, Laksamana CENTCOM Yakin Ekonomi Iran Mulai Lumpuh Perlahan
-
Pramono Tegur Keras Kasus Foto AI PPSU Kalisari: Jangan Lagi Kerja Asal Senangkan Atasan