Suara.com - Polda Metro Jaya menyiagakan personil cadangan beberapa jam menjelang pelaksanaan pencoblosan Pemilu Legislatif (Pileg) Rabu (9/4/2014) besok.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat, Kombes Polisi Rikwanto mengatakan, pihaknya juga akan menyiapkan personel cadangan nantinya bakal dikerahkan buat mengantisipasi kejadian-kejadian yang terjadi di Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Personil cadangan ini sekaligus untuk melengkapi 12.000 personil yang sudah siap bertugas sejak malam sebelum pencoblosan.
"Kita juga sudah menugaskan pasukan-pasukan yang ditempatkan pada tempat tertentu untuk mengantisipasi kejadian-kejadian yang terjadi di TPS, sehingga bisa segera bergerak untuk mengantisipasinya," jelas Rikwanto, Selasa (9/4/2014).
Selain itu, beliau juga mengatakan bahwa terdapat personel lain yang bertugas sebagai asistensi, yang berasal dari petugas utama Polda Metro Jaya untuk mengawasi pencoblosan dan penghitungan suara.
"Untuk personel lainnya ditempatkan sebagai asistensi yang berasal dari petugas utama di Polda Metro Jaya. Selain itu juga untuk melihat situasi-situasi yang berpotensi untuk menghambat proses pencoblosan," terangnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
Terkini
-
Buntut Insiden Rapat Revisi UU TNI, 4 Prajurit Segera Disidang: Motif Diduga Dendam Pribadi
-
Pramono All Out Demi Boyong BTS ke JIS: Jamin Bebas Macet dan Akses KRL Langsung!
-
Blokade Selat Hormuz Dianggap Perjudian Trump, Kalau Misi Gagal Ekonomi Dunia Hancur
-
Ikrar Nusa Bakti Sindir Militer: Merasa Dirinya Bukan Dibentuk Oleh Negara
-
MBG Serap Hampir Rp1 Triliun per Hari, BGN Sebut Dana Langsung Mengalir ke Masyarakat
-
Harga Rokok Lebih Murah dari Sebungkus Nasi, CISDI: Bisa Gagalkan Program Makan Bergizi Gratis
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Laut Merah Milik Siapa? Iran Ancam Mau Menutupnya
-
WALHI Kritik Menhan Sjafrie Sjamsoeddin di Satgas PKH: Waspada Ekspansi Militer di Ruang Sipil
-
Melihat Kapal Macet Mau ke Selat Hormuz Berdasarkan Data Pelacakan Maritim