Suara.com - Pada Minggu (6/4/2014) waktu setempat, salah seorang penasihat utama Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama, Dan Pfeiffer, menyatakan bahwa Gedung Putih mungkin akan memberlakukan larangan foto selfie dengan sang Presiden.
Hanya saja belakangan, tepatnya pada Senin (7/4) waktu setempat, juru bicara resmi Gedung Putih menyatakan hal yang berbeda. Sekretaris Pers Gedung Putih, Jay Carney, menyatakan bahwa Pfeiffer sebenarnya hanya "bercanda" saat menyebut bahwa selfie akan dilarang.
Lebih jauh, Carney juga menegaskan bahwa sejauh ini belum ada pembahasan soal larangan selfie di Gedung Putih. Entah bagaimana kalau ke depan.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Pfeiffer sempat menyatakan bahwa Obama tidak tahu saat itu jika fotonya bersama bintang bisbol klub Red Sox, David Ortiz, merupakan bagian dari promosi produk Samsung. Foto itu sendiri diambil pada saat kunjungan Ortiz dan rombongan ke Gedung Putih, 1 April lalu, yang lantas beredar dan mendapat respons luas di dunia maya.
"Seseorang menggunakan kesukaan Presiden untuk mempromosikan sebuah produk... itu merupakan sebuah masalah," ungkap Pfeiffer.
"Barangkali hal ini akan menjadi akhir dari semua (aktivitas) selfie (selama ini)," sambungnya, dua hari lalu, sambil menambahkan bahwa Gedung Putih juga sudah menyampaikan protes kepada pihak Samsung. (Huffington Post)
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK
-
Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam
-
Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu
-
Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur
-
Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru
-
Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni
-
Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden
-
Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO
-
Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau
-
Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja